SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pertumbuhan Perusahaan dan Struktur Modal terhadap Reaksi Pasar Modal dengan Kebijakan Dividen Sebagai Variabel Intervening (Studi pada Saham LQ-45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2013-2015)

Andrijanto Gunawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Gunawan, Andrijanto. 2017. Pengaruh Pertumbuhan Perusahaan dan Struktur Modal terhadap Reaksi Pasar Modal dengan Kebijakan Dividen Sebagai Variabel Intervening (Studi pada Saham LQ-45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2013-2015). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Program Studi S1 Akuntansi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. H. Tuhardjo, S.E., M.Si., Ak.

 

Kata Kunci: Reaksi Pasar Modal, Pertumbuhan Perusahaan, Struktur Modal, dan Kebijakan Dividen

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pertumbuhan perusahaan dan struktur modal terhadap reaksi pasar modal dengan kebijakan dividen sebagai variabel intervening pada saham LQ-45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2015 dengan pendekatan kuantitatif. Reaksi pasar modal diukur dengan Cummulative Abnormal Return (CAR), pertumbuhan perusahaan diukur dengan pertumbuhan laba bersih, struktur modal diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER), dan kebijakan dividen diukur dengan Dividend Payout Ratio (DPR).

Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang masuk dalam indeks saham LQ-45 di BEI periode 2013-2015 berjumlah 45 perusahaan. Metode sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling sebanyak 60 data laporan keuangan tahunan dari 20 perusahaan yang terdaftar dalam indeks saham LQ-45 yang menerbitkan laporan yang diperoleh dari melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Pengujian menggunakan teknik analisis regresi berganda dengan alat bantu SPSS (Statistical Package for Social Sciences) versi 22 dan pengujian hipotesis menggunakan uji t dan path analysis dengan tingkat signifikansi 5%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh terhadap reaksi pasar modal, struktur modal tidak berpengaruh terhadap reaksi pasar modal, pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen, struktur modal berpengaruh negatif signifikan terhadap kebijakan dividen, dan kebijakan dividen berpengaruh positif signifikan terhadap reaksi pasar modal. Posisi variabel kebijakan dividen sebagai variabel intervening tidak berlaku untuk variabel pertumbuhan perusahaan dan berlaku untuk variabel struktur modal.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan: (1) Bagi investor, diharapkan mengamati dan mempelajari kinerja perusahaan, terutama mengenai kebijakan dividen; (2) Bagi perusahaan, diharapkan manajemen perusahaan dapat meningkatkan kegiatan operasi dan kinerja perusahaan, salah satunya dengan meningkatkan atau menjaga kestabilan  kebijakan pembayaran dividen; (3) Bagi peneliti selanjutnya, diharapakan menggunakan perusahaan yang sejenis, menambah variabel faktor fundamental yang mempengaruhi harga saham, dan memperpanjang masa pengamatan hingga sepuluh hari sebelum tanggal publikasi dan setelah tanggal publikasi.