SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Stock Selection Skills, Market Timing Ability, SIze Reksa Dana, Expense Ratio dan Umur Reksa Dana Terhadap Kinerja Reksa Dana Saham yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2015

Wiwin Hidayah

Abstrak


ABSTRAK

 

Reksa dana menjadi pilihan alternatif bagi pemodal yang ingin berinvestasi namun memiliki keterbatasan dana, waktu, dan kurangnya kemampuan dalam mengelola investasi. Reksa dana saham menjadi jenis reksa dana yang memberikan potensi return tertinggi dibandingkan jenis reksa dana yang lain. Nilai Aktiva Bersih (NAB) suatu reksa dana menjadi acuan bagi investor dalam mengukur tingkat pengembalian atas modal yang diinvestasikan. 

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dari stock selection skills, market timing ability, size reksa dana, expense ratio dan umur reksa dana terhadap kinerja reksa dana saham. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian diskriptif kuantitatif. Stock selection skills dan market timing ability diperoleh dari data NAB periode mingguan. Size reksa dana diperoleh dari NAB periode bulanan. Expense ratio diperoleh dari total expense per tahun dan NAB periode tahunan 2013-215. Umur reksa dana diperoleh dari kapan reksa dana tersebut mulai efektif secara bulanan.

Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi berganda. Dilakukan uji secara parsial dan simultan pada variabel penelitian.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stock selection skills, market timing ability, size reksa dana berpengaruh positif terhadap kinerja reksa dana saham dikarenakan pengaruh dari diversifikasi portofolio sehingga menurunkan risiko, sensitivitas manajer investasi terhadap kondisi pasar dan besarnya NAB reksa dana saham. Expense ratio memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja reksa dana saham dikarenakan bersifat mengurangi tingkat pengembalian yang diperoleh investor. Sedangkan umur reksa dana tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja reksa dana saham dikarenakan kemampuan manajer investasi dalam mengelola reksa dana berbeda-beda.

Bagi peneliti berikutnya bisa menambahkan variabel yang lainnya, dikarenakan faktor ekonomi makro sangat banyak sehingga akan lebih menambah informasi terhadap pengaruh kinerja reksa dana saham. selain itu juga bisa menambah sampel atau lamanya waktu penelitian sehingga mendapat hasil yang maksimal.