SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Lingkungan Keluarga, Persepsi Siswa tentang Lingkungan Sekolah dan Interaksi Sosial Teman Sebaya terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas X Akuntansi di SMK Negeri 1 Pasuruan

Hanik Soraya

Abstrak


ABSTRAK

 

Prestasi belajar merupakan tolak ukur keberhasilan suatu proses pembelajaran. Faktor yang mempengaruhi prestasi belajar antara lain lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan interaksi sosial teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh lingkungan keluarga, persepsi siswa tentang lingkungan sekolah dan interaksi sosial teman sebaya terhadap prestasi belajar siswa kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Pasuruan.

Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Pasuruan yang berjumlah 106 siswa dan dengan teknik proportional random sampling digunakan sampel sebanyak 51 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket untuk mengukur lingkungan keluarga, persepsi siswa tentang lingkungan sekolah dan interaksi sosial teman sebaya, sedangkan dokumentasi untuk mengambil data prestasi belajar akuntansi. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas adalah lingkungan keluarga, persepsi siswa tentang lingkungan sekolah, dan interaksi sosial teman sebaya, sedangkan variabel terikat adalah prestasi belajar. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan pengujian hipotesis menggunakan uji t dengan bantuan program SPSS 16 for windows.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh positif signifikan lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar. (2) Terdapat pengaruh positif signifikan persepsi siswa tentang lingkungan sekolah terhadap prestasi belajar. (3) Terdapat pengaruh positif signifikan interaksi sosial teman sebaya terhadap prestasi belajar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin baik lingkungan keluarga, persepsi siswa tentang lingkungan sekolah dan interaksi sosial teman sebaya maka akan semakin tinggi prestasi belajar yang diperoleh, begitu pula sebaliknya. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah subjek penelitian hanya pada satu sekolah, dan menggunakan teknik angket dalam pengumpulan data. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperbaiki dalam variabel lingkungan yang digunakan, memperluas subjek penelitian, dan menggunakan teknik observasi dalam pengumpulan data.