SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) dan CEO Incentives terhadap Tax Aggressiveness Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Pada Tahun 2012–2014)

Aswin Syaiful Anwar

Abstrak


ABSTRAK

 

Anwar, Aswin Syaiful. Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) dan CEO Incentives terhadap Tax Aggressiveness Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Pada Tahun 2012-2014). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Nujmatul Laily, S.Pd., M.SA., (2) Bety Nur Achadiyah, S.Pd., M.Sc.

 

Kata Kunci: Corporate Social Responsibility (CSR), CEO Incentives, Tax Aggressiveness, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan (Size).

Pajak merupakan salah satu kontribusi sosial perusahaan kepada masyarakat melalui negara. Tax aggressiveness atau  agresivitas pajak merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir pajak yang dibebankan pada perusahaan. Terdapat berbagai macam faktor yang mempengaruhi perusahaan dalam melakukan tax aggressiveness, diantaranya corporate social responsibility (CSR) dan CEO incentives. Dengan indikator antara lain profitabilitas dan ukuran perusahaan (size).

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh corporate social responsibility (CSR) dan CEO incentives terhadap tax aggressiveness. Dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris mengenai pengaruh CSR dan CEO incentives terhadap tax aggressiveness. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksplanasi (explanatory research). Populasi dalam penelitian ini adalah 128 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada periode 2012-2014. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu, dan diperoleh sebanyak 63 perusahaan yang memenuhi kriteria pada periode tahun 2012-2014. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda.

Hasil analisis menunjukan bahwa variabel CSR dan CEO incentives sebelum menggunakan variabel kontrol menunjukkan bahwa keduanya tidak berpengaruh signifikan terhadap tax aggressiveness. Setelah menggunakan variabel kontrol profitabilitas dan ukuran perusahaan hasil menunjukan bahwa variabel CSR tetap tidak berpengaruh dengan signifikansi (0,246), sedangkan CEO incentives menunjukkan angka signifikansi sebesar (0,035) namun berlawanan dengan hipotesis sehingga hipotesis ditolak. Hasil penelitian tersebut juga menunjukkan  nilai koefisien determinasi hanya sebesar 8%. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan bagi perusahaan untuk lebih konsisten dalam menerapkan dan melaporkan pengungkapan CSR. Sedangkan untuk peneliti dapat menambahkan variabel yang lain maupun menambahkan rentang waktu pengambilan sampel untuk hasil yang lebih akurat.