SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING¬) DALAM UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XII JURUSAN IPS SMA NEGERI 1 PASURUAN

Ahmad Nasrullah

Abstrak


Model pembelajaran Problem Based Learningmerupakan pembelajaran yang dapat membuat siswa belajar melalui upaya penyelesaian permasalahan dunia nyata secara terstruktur untuk mengkonstruk pengetahuan siswa. Berdasarkan hasil peneliti di SMA Negeri 1 Pasuruan, menemukan beberapa hal antara lain: 1) permasalahan yang tersirat dalam ulangan harian dan ulangan tengah semester yaitu hasil belajar siswa sebanyak 70% yang masih di bawah kriteria ketuntasan minimal, 2) kurangnya motivasi belajar siswa, 3) model pembelajaran yang diterapkan oleh guru masih secara konvensional. Sehingga, melalui model pembelajaran Problem Based Learning diharap dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar di SMA Negeri 1 Pasuruan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dikolaborasi dengan Lesson Study yangdilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus dimulai dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII-IPS 2 SMANegeri 1 Pasuruan sebanyak 40 siswa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar catatan lapangan sebagai hasil dari observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mereduksi, menyajikan, dan menyimpulkan hasil pada siklus I dan siklus II.

Hasil penelitian ini adalah terjadi peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa. Peningkatan motivasi belajar ditunjukkan dengan peningkata presentase rata-rata dari siklus I ke  siklus II sebesar 50% menjadi 81%. Peningkatan hasil belajar ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata dari siklus I ke  siklus II sebesar 69% menjadi 80%, sedangkan presentase ketuntasan belajar klasikal dari siklus I ke  siklus II sebesar 40% menjadi 82,5%. Kriteria ketercapaian penelitian ini adalah motivasi belajar menunjukkan80% siswa dalam kategori minimal baik dan hasil belajar menunjukkan 80% siswa mencapai kriteria ketuntasan minimal yaitu 80.

 

Berdasarkan penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaranProblem Based Learning dapatmeningkatkan motivasi dan hasil belajarsiswa kelas XII-IPS SMANegeri 1 Pasuruan.Adapun saranyang diberikan kepada guru dapat menerapkan, memberi panduan, dan mengembangkan model pembelajaran Problem Based Learning, khususnya pada materi ajar Akuntansi ataupun materi pelajaran yang lain. Kepada para peneliti selanjutnya, diharapkan dapat melakukan penelitian tentang penerapan PBLdengan variabel yang berbeda.