SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Mekanisme Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2014)

indah rahayu nurrohmi

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Nurrohmi, Indah Rahayu. 2016. Analisis Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Mekanisme Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2014). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Dodik Juliardi, S.E., M.M., Ak. (2) Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si., Ak. CA

 

Kata KunciCorporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, Kinerja Keuangan

 

Perkembangan dunia bisnis yang sangat dinamis memaksa para pelaku perekonomian untuk menyesuaikan diri terhadap perkembangan tersebut. Para stakeholders, khususnya masyarakat sebagai konsumen, saat ini tidak hanya melihat hasil akhir dari operasional sebuah perusahaan, namun juga bagaimana pihak manajemen dapat mengelola dampak dari kegiatan operasional perusahaan. Hal tersebut disebabkan legitimasi pihak luar akan sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha. Sehingga para stakeholders menuntut perusahaan untuk lebih memperhatikan dampak sosial yang terjadi, terutama pada perusahaan pertambangan. Perusahaan perseroan yang go public diwajibkan melaksanakan dan melaporkan kegiatan yang menjadi tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility). Namun hal tersebut harus diikuti dengan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) untuk hasil yang maksimal. Perusahaan semakin dituntut untuk melaksanakan CSR dan GCG dengan diterbitkannya regulasi oleh pemerintah, yaitu UU No. 40 Tahun 2007 Pasal 74 tentang PT dan Surat Keputusan Direksi BEJ yang mengharuskan adanya mekanisme GCG dalam perusahaan yang go public. Serta adanya kebijakan masyarakat ekonomi ASEAN yang menuntut perusahaan agar dapat bersaing dengan Negara ASEAN untuk keberlangsungan usaha ke depannya. Dengan pelaksanaan kedua konsep tersebut diharapkan akan dapat meningkatkan kinerja keuangan tanpa mengabaikan dampak operasional perusahaan sehingga harapan para stakeholders terpenuhi.

Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 40 perusahaan pada tahun 2013 dan 41 perusahaan pada tahun 2014. Selanjutnya dengan menggunakan teknik purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 14 perusahaan pertambangan yang akan diteliti. Data yang digunakan diperoleh dari studi dokumentasi dari data sekunder yang relevan dengan penelitian. Analisis yang digunakan untuk pengujian dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda.

Hasil analisis menunjukkan bahwa pengungkapan CSR, Dewan Direksi, Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional tidak berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan. Namun Dewan Komisaris dan Proporsi Komisaris Independen berpengaruh positif, sedangkan Komite Audit berpengaruh negatif terhadap Kinerja Keuangan.

Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini, untuk penelitian selanjutnya diharapkan untuk menambah periode penelitian, penilaian kinerja keuangan dengan menggunakan analisis rasio laporan keuangan yang lebih spesifik, dan penilaian variabel independen hendaknya menggunakan lebih banyak sumber yang terpercaya.