SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perubahan Kesadaran Masyarakat Terhadap Pendidikan Di Dusun Bajulmati

Wahyudi .

Abstrak


Dusun Bajulmati merupakan sebuah dusun yang memiliki pendidikan rendah pada awal tahun 1980. Letak geografis yang berada di wilayah pesisir pantai selatan dan belum terdapatnya lembaga pendidikan formal pada masa itu membuat masyarakat tidak memiliki kesadaran terhadap pendidikan. Masyarakat hidup sesuai dengan tradisi adat yang telah berlangsung secara turun-temurun dan tidak memiliki korelasi dengan pendidikan. Hingga pada awal tahun 1990 terjadi perubahan kesadaran pendidikan di masyarakat. Perubahan kesadaran mereka terjadi ketika masyarakat dusun mendapatkan program KKN. Melalui program KKN, secara bertahap telah merubah kesadaran masyarakat terhadap pendidikan, serta terdapat beberapa tokoh penggerak kesadaran masyarakat terhadap pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengetahui bagaimana tahapan perubahan kesadaran masyarakat terhadap pendidikan di Dusun Bajulmati; (2) mengetahui bagaimana keterlibatan tokoh penggerak terhadap timbulnya kesadaran masyarakat; (3) mengetahui strategi yang diterapkan oleh masing-masing tokoh penggerak dalam menimbulkan kesadaran masyarakat.

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis data spiral. Analisis data spiral merupakan analisis data yang dilakukan secara bertahap mulai dari mengorganisasi data, pembacaan dan membuat memo, deskripsi klarifikasi, dan penyajian visualisasi.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; (1) tahapan perubahan kesadaran masyarakat terhadap pendidikan di Dusun Bajulmati dimulai pada tahun 1999-2000 yang ditandai dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan. Kesadaran tersebut pada tahun 2001-2010 berkembang menjadi partisipasi masyarakat dalam menyekolahkan anak mereka; (2) keterlibatan tokoh penggerak pendidikan di Dusun Bajulmati dimulai dengan adanya program pengabdian masyarakat atau  KKN pada tahun 1989 dan dilanjutkan dengan pendampingan masyarakat; (3) strategi yang digunakan dalam menyadarkan masyarakat akan pentingnya pendidikan adalah pendekatan terhadap tokoh masyarakat, pendekatan personal dengan warga, serta pembauran dengan masyarakat luas yang diintegrasikan melalui Lembaga Sosial Pendidikan Harapan Bajulmati.

Saran penelitian ini adalah bagi masyarakat Dusun Bajulmati semoga memaknai bahwa pendidikan merupakan aspek penting bagi kehidupan mereka. Masyarakat dapat bersikap lebih terbuka dengan tokoh penggerak pendidikan serta ikut terlibat dalam Lembaga Sosial Pendidikan Harapan Bajulmati. Langkah ini menjadi penting untuk menyelenggarakan proses pendidikan, sehingga kesadaran masyarakat terhadap pendidikan akan terus berlanjut.