SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS BANK UMUM KONVENSIONAL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESI PERIODE 2013-2014

Iqbal Agung Budi Santoso

Abstrak


Teori keagenan menekankan pada pemisahan antara pengelolaan dan kepemilikan perusahaan. Pemisahan pengelolaan dan kepemilikan perusahaan akan menimbulkan konflik kepentingan antara agen dengan pemilik ataupun dengan kreditur, konflik kepentingan tersebut dapat dikurangi dengan adanya fungsi pengawasan. Keberadaan mekanisme Good Corporate Governance diharapkan dapat menjalankan fungsi pengawasan, sehingga kinerja perusahaan berjalan dengan baik dan tentunya mendapatkan keuntungan. Kinerja perusahaan dapat diukur dengan tingkat profitabilitas yang diwakili oleh Return On Investment.

Retun On Investment digunakan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan. Return On Investment digunakan sebagai alat ukur kemampuan perusahaan dalam menggunakan keseluruhan dana yang telah diinvestasikan digunakan untuk operasi perusahaan guna menghasilkan keuntungan. Semakin tinggi nilai Retun On Investment menunjukkan semakin tinggi kinerja keuangan suatu perusahaan, sebaliknya semakin rendah nilai Return On Investment menunjukkan semakin rendah kinerja keuangan perusahaan tersebut.

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh Good Corporate Governance  terhadap tingkat profitabilitas. Good Corporate Governance diproksikan oleh proporsi dewan komisaris independen, dewan direksi dan komite audit. Tingkkat profitabilitas diproksikan oleh Return On Infestment.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian dekriptif kuantitatif. Data penelitian yang berupa komposisi dewan komisaris, ukuran dewan direksi, ukuran komite audit dan nilai return on investment yang terdapat pada laporan tahunan diperoleh dari website Bursa Efek Jakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan tahunan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2014. Sampel yang digunakan berjumlah 60. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Metode analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan signifikansi 5%.

Hasil penelitian menunjukkan proporsi dewan komisaris independen dan dewan direksi tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Investment, komite audit  berpengaruh negatif signifikan terhadap Return On Investment.

Saran sebagai bahan pertimbangan bagi penelitian selanjutnya yaitu tambah periode penelitian lebih panjang, sehingga data lebih bervariasi. Hindari meneliti perusahaan perbankkan, karena mekanisme pengawasan perbankan sudah baik. Sebaiknya menambahkan mekanisme-mekanisme good corporate governance yang lain sebagai variabel independen yang lebih dapat menjelaskan return on investment perusahaan.