SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Makna Student Centered Learning Bagi Guru Akuntansi (Studi Fenomenologi pada SMA yang Menggunakan Kurikulum 2013)

Leni Deviana Putri

Abstrak


Proses pembelajaran pada kurikulum 2013 diarahkan menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered learning) bukan lagi berpusat pada guru (teacher centered learning), dari pembelajaran satu arah menjadi pembelajaran interaktif. Dalam kurikulum 2013 ini, guru berperan sebagai fasilitator. Tugas guru tidak hanya menyampaikan informasi kepada peserta didik, tetapi harus kreatif memberikan layanan dan kemudahan belajar (facilitate learning) kepada seluruh peserta didik, agar mereka dapat belajar dalam suasana yang menyenangkan, gembira, penuh semangat, tidak cemas dan berani mengemukakan pendapat secara terbuka.

Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah studi fenomenologi. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara dan pengamatan. Langkah-langkah analisis data pada penelitian ini antara lain (1) Tahap awal, (2) Tahap horizonalization, (3) Tahap cluster of meaning, (4) Tahap deskripsi esensi (5) Tahap pelaporan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut guru akuntansi makna dari SCL adalah metode pembelajaran yang membuat siswa menjadi aktif tetapi sulit bagi siswa yang kurang percaya diri (pemalu) untuk berperan aktif di dalam kelas. Selain itu, menurut guru akuntansi SCL merupakan metode pembelajaran yang membuat siswa mengonstruk sendiri ilmu pengetahuannya. Dalam kenyataannya, guru akuntansi tidak sepenuhnya mempercayai kemampuan siswa untuk mengonstruk sendiri pengetahuannya. Hal ini disebabkan karena SCL hanya akan membuat siswa mengetahui materi pembelajaran dan tidak dapat membuat siswa memahami materi pembelajaran, sehingga guru akuntansi menggunakan TCL untuk penanaman konsep siswa.