SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Ukuran Perusahaan, Ukuran KAP, dan Audit Report Lag terhadap Voluntary Public Accountant Firm Switching (Studi Empiris pada Perusahaan Perbankan yang Listing di BEI Tahun 2010-2014)

Nadya Tegar Larasati

Abstrak


Pergantian KAP dapat diartikan sebagai pergantian kantor akuntan publik yang dilakukan oleh perusahaan. Pergantian KAP diperlukan untuk menjaga independensi dan objektivitas auditor. Pergantian KAP dapat terjadi secara mandatory maupun voluntary. Berbagai pertanyaan akan muncul ketika perusahaan melakukan pergantian KAP secara voluntary karena terjadi diluar peraturan yang ditetapkan. Penelitian tedahulu mengenai pergantian KAP menunjukkan hasil yang berbeda-beda. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitan ulang guna memverifikasi teori tentang pergantian KAP.

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh ukuran perusahaan, ukuran KAP, dan audit report lag terhadap voluntary public accountant firm switching. Populasi yang digunakan adalah perusahaan perbankan yang listing di BEI tahun 2010-2014, berjumlah 31 perusahaan. Berdasarkan metode purposive sampling, maka diperoleh 17 sampel yang memenuhi kriteria. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik, karena variabel dependen yang bersifat dikotomi (melakukan pergantian KAP secara voluntary atau tidak melakukan pergantian KAP secara voluntary).

Hasil analisis menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, ukuran KAP, dan audit report lag tidak berpengaruh terhadap pergantian KAP secara voluntary. Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan antara lain pemilihan objek penelitian hanya menggunakan perusahaan pada sektor perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2010-2014, hasil angka R Square antara variabel independen yang mempengaruhi variabel dependen hanya mampu mempengaruhi 8,4%, pergantian KAP hanya berfokus pada pergantian afiliasinya, dan pengukuran variabel audit report lag hanya berdasarkan tanggal tutup buku sampai ditandatanganinya laporan auditan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan seluruh perusahaan yang terdaftar di BEI sebagai populasi penelitian, penggunaan variabel independen yang sama dapat menggunakan proxy lain, menambah variabel lain agar mampu menjelaskan masalah pergantian KAP seperti fee audit, opinion shopping, maupun rasio keuangan lainnya.