SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

penerapan metode pembelajaran kooperatif model teams games tournament (TGT) pada mata pelajaran akuntansi untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa di kelas X SMK Ardjuna 1 Malang

Widia Rahmaning Tyas

Abstrak


ABSTRAK
 
Tyas, Widia Rahmaning. 2010. Penerapan Metode Pembelajaran Model Teams GamesTournament (TGT) Pada Mata Pelajaran Akuntansi Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar Siswa di Kelas X SMK Ardjuna 1 Malang. Jurusan Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Satia Nur  Maharani, S.E., M.Sa., Ak (II) Sriyani Mentari, S.Pd., M.M.
 
Kata Kunci  : pembelajaran kooperatif  TGT, aktivitas belajar, hasil belajar
 
    Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di SMK Ardjuna 1 Malang kelas X Akuntansi, diketahui bahwa bahwa pembelajaran masih menggunakan metode ceramah sehingga membuat siswa kurang aktif dan kurang optimalnya hasil belajar pada mata pelajaran akuntansi.
    Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X Akuntansi dengan penerapan metode pembelajaran kooperatif model TGT selama proses belajar mengajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif.
    Dari hasil penelitian berdasarkan indikator keberhasilan elemen dasar kooperatif yaitu saling ketergantungan positif, interaksi tatap muka, akuntabilitas individual dan ketrampilan antar personal diketahui bahwa aktivitas siswa pada siklus I menunjukkan prosentase aktivitas siswa  sebesar 54,69% tetapi masih dalam taraf keberhasilan cukup.Untuk hasil belajar pada siklus I, skor rata-rata nilai tes adalah 55,62 dalam taraf keberhasilan belum tuntas belajar. Hal ini disebabkan siswa belum terbiasa dengan metode ini. Sedangkan pada siklus ke-II berdasarkan indikator keberhasilan diketahui bahwa penerapan metode TGT telah meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Aktivitas siswa pada siklus II dapat dilihat dari prosentase aktivitas siswa pada siklus ini yaitu sebesar 75,26% dalam taraf keberhasilan baik, sedangkan untuk hasil belajar siswa dilihat dari skor rata-rata nilai tes sebesar 70,62 dalam taraf keberhasilan cukup tuntas belajar.
    Berdasarkan hasil siklus ke-II diketahui bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa telah meningkat dan berhasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran kooperatif model TGT dapat meningkatkan aktivitas belajar pada tahap belajar kelompok, tahap turnamen, dan tahap penghargaan kelompok sehingga siswa termotivasi untuk mengikuti pembelajaran. Hasil belajar siswa juga meningkat dengan cara diterapkannya model TGT pada tahap belajar kelompok sehingga siswa dapat lebih memahami materi pelajaran.
    Berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankan (1) Bagi guru menerapkan metode pembelajaran kooperatif model TGT dikarenakan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Selain itu siswa  memberikan respon positif terhadap penerapan model TGT (2) Bagi guru yang menerapkan metode pembelajaran kooperatif model TGT hendaknya dapat mengorganisir waktu dengan baik sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal (3) Bagi peneliti berikutnya disarankan melakukan penelitian tentang metode pembelajaran kooperatif model TGT pada mata pelajaran yang sama atau mata pelajaran yang lain di tempat berbeda untuk mengembangkan dan menerapkan metode pembelajaran kooperatif model TGT.

 

Teks Penuh: DOC PDF