SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Persepsi Siswa tentang Kompetensi Profesional Guru dan Iklim Sosial Kelas terhadap Prestasi Akademik Siswa melalui Kebiasaan Belajar Siswa Kelas XII IPS SMA Negeri I Kepanjen Tahun Ajaran 2009-2010 pada Mata Pelajaran Akuntansi

Aulia Herdiani

Abstrak


ABSTRAK

Herdiani, Aulia. 2009. Pengaruh Persepsi Siswa tentang Kompetensi Profesional Guru, Iklim Sosial Kelas, dan Kebiasaan Belajar Siswa terhadap Prestasi Akademik Siswa Kelas XII IPS SMA Negeri I Kepanjen Tahun Ajaran 2009-2010 pada Mata Pelajaran Akuntansi. Skripsi. Jurusan Pendidikan
Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si., Ak., (II) Ika Putri Larasati, S.E.,M.Com.

Kata Kunci : kompetensi profesional guru, iklim sosial kelas, kebiasaan belajar, prestasi akademik

Prestasi akademik merupakan hasil dari proses belajar yang merupakan indikator pencapaian dari proses belajar tersebut. Dalam prosesnya, belajar dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal, beberapa diantaranya adalah kompetensi profesional guru, iklim sosial kelas, dan kebiasaan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif baik secara langsung maupun tidak langsung kompetensi profesional guru, iklim sosial kelas, dan kebiasaan belajar siswa terhadap prestasi akademik siswa.
Penelitian ini termasuk penelitian eksplanasi (exsplanatory research) dengan pendekatan survey. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPS SMA Negeri I Kepanjen yang berjumlah 112 siswa dan jumlah sampelnya adalah 51% dari populasi yang digunakan, yaitu 57 siswa dengan menggunakan
teknik “Proportional Random Sampling”. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan angket dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan Pearson Product Moment, uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach, dan analisis data menggunakan Path Analysis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kompetensi profesional guru berpengaruh positif langsung terhadap kebiasaan belajar siswa, (2) iklim sosial kelas tidak berpengaruh positif langsung terhadap kebiasaan belajar siswa, (3) kebiasaan belajar siswa berpengaruh positif langsung terhadap prestasi akademik siswa,(4) kompetensi profesional guru berpengaruh positif langsung terhadap
prestasi akademik siswa, (5) iklim sosial kelas tidak berpengaruh positif langsung terhadap prestasi akademik siswa,(6) kompetensi profesional guru berpengaruh positif langsung terhadap iklim sosial kelas, (7) kompetensi profesional guru berpengaruh positif tidak langsung terhadap prestasi akademik melalui kebiasaan belajar, dan (8) iklim sosial kelas berpengaruh positif tidak langsung terhadap
prestasi akademik melalui kebiasaan belajar.
Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan: (1) pihak sekolah bisa melakukan supervisi kelas dan mengikutsertakan tenaga pengajarnya pada pelatihan Quantum Teaching dan Quantum Learning, (2) seorang siswa sebaiknya memperhatikan alokasi waktu yang digunakan untuk belajar dan berusaha mengatasi hambatan dalam belajar, (3) seorang guru sebaiknya lebih memahami keheterogenitasan peserta didik sehingga akan lebih optimal dalam memberikan
bimbingan dan motivasi dan sebaiknya lebih banyak menggunakan variasi metode pembelajaran yang inovatif, dan (4) untuk penelitian selanjutnya sebaiknya meneliti variabel-variabel yang belum diteliti dalam penelitian ini serta menggunakan populasi dan sampel yang lebih banyak dari penelitian ini agar data yang diperoleh lebih andal.