SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH STRUKTUR MODAL DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PROPERTI DAN REAL ESTATE YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE TAHUN 2004-2007

norman agus sudrajad

Abstrak


ABSTRAK
Sudrajad, Norman Agus. 2009. Pengaruh Struktur Modal dan Struktur Kepemilikan
Saham terhadap Nilai Perusahaan Properti dan Real Estate yang Listing di
Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2004-2007. Skripsi, Jurusan Akuntansi
Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurika
Restuningdiah, S.E., M.Si, Ak, (II) Makaryanawati, S.E., M.Si, Ak
Kata kunci: struktur modal, struktur kepemilikan saham, nilai perusahaan
Setiap perusahaan yang menerbitkan saham bertujuan meningkatkan nilai
perusahaan melalui peningkatan kemakmuran para pemegang saham. Adanya konflik
kepentingan antara manajer dengan pemegang saham dapat diminimumkan dengan
suatu mekanisme pengawasan yang dapat mensejajarkan kepentingan-kepentingan
tersebut. Namun hal tersebut dapat menimbulkan biaya yang disebut dengan agency
cost. Salah satu alternatif mengatasi masalah keagenan tersebut adalah dengan adanya
kepemilikan manajerial, pendekatan pengawasan eksternal dengan meningkatkan
pendanaan dengan hutang, dan kepemilikan institusional sebagai monitoring agent.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh struktur modal dan
struktur kepemilikan saham baik secara individual maupun simultan terhadap nilai
perusahaan. Struktur modal diukur menggunakan Longterm Debt to Equity Ratio
(LDER) sedangkan struktur kepemilikan saham diukur dengan kepemilikan
manajerial dan kepemilikan institusional.
Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan yang masuk dalam
industri properti dan real estate di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2004-2007. Dari
populasi tersebut, kemudian digunakan metode purposive sampling agar kualifikasi
sampel sesuai dengan kriteria-kriteria yang dibutuhkan dalam penelitian. Hasilnya,
terdapat 10 perusahaan dengan periode 4 tahun sehingga n sama dengan 40.
Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dalam melakukan
pengujian hipotesis. Pengujian hipotesis menggunakan uji t untuk mengetahui
seberapa jauh pengaruh variabel independen secara individual dalam menerangkan
variabel dependen dan uji F untuk menunjukkan apakah semua variabel independen
atau bebas yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruhnya secara bersamasama
terhadap variabel dependen.
Dari pengujian hipotesis tersebut menunjukkan bahwa struktur modal
berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan namun kepemilikan manajerial dan
kepemilikan institusional tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai
perusahaan. Struktur modal, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional
secara simultan berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
Investor hendaknya menganalisis struktur modal dan struktur kepemilikan
saham sebelum berinvestasi pada suatu perusahaan. Selain itu, faktor-faktor
fundamental, faktor eksternal, dan faktor non ekonomi juga perlu dianalisis agar
memperoleh informasi yang akurat guna meningkatkan keuntungan secara optimal
dari perusahaan yang tepat.