SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH CURRENT RATIO, INVENTORY TURNOVER, DAN DEBT TO EQUITY RATIO TERHADAP RETURN ON ASSETS (Studi pada Perusahaan Food and Beverage yang Listing di Bursa Efek Indonesia tahun 2007-2009)

Fitri Linda Rahmawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahmawati, Fitri Linda. 2012. Pengaruh Current Ratio, Inventory Turnover, dan Debt to Equity Ratio terhadap Return on Assets (Studi Pada Perusahaan Food and Beverage yang Listing di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2009). Skripsi, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I). Dr. Hj. Siti Thoyibatun, M.Pd., M.M. (II) Sawitri Dwi Prastiti, S.E., M.Si., Ak.

 

Kata kunci : current ratio, inventory turnover, debt to equity ratio, profitabilitas, return on asset.

 

Profitabilitas merupakan rasio yang fokus pada laba perusahaan. Profitabilitas mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan pendapatan melebihi biaya yang terjadi dalam menghasilkan pendapatan tersebut. Dengan mengetahui rasio profitabilitas yang dimiliki, perusahaan dapat memonitor perkembangan perusahaan dari waktu ke waktu. Penelitian ini menggunakan Return on Assets (ROA) untuk mengukur profitabilitas perusahaan, karena ROA menunjukkan tingkat pengembalian seluruh aset perusahaan bukan hanya investasi ekuitas.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksplanatoris karena disesuaikan dengan rumusan hipotesis yang menduga bahwa current ratio, inventory turnover, debt to equity ratio berpengaruh terhadap ROA. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang didapat dari data sekunder dari laporan keuangan.

Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria perusahaan food and beverage yang terdaftar di BEI selama kurun waktu penelitian (periode 2007-2009), serta menghasilkan ROA positif secara berturut-turut selama kurun waktu penelitian. Data diperoleh berdasarkan publikasi Indonesia Capital Market Directory (ICMD) 2010. Diperoleh sampel sebanyak 15 perusahaan dari 18 perusahaan food and beverage yang terdaftar di BEI. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis menggunakan uji t untuk menguji koefisien regresi secara parsial dengan signifikansi level 0,05 (a = 5%). Selain itu juga dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi.

Dari hasil analisis menunjukkan bahwa variabel current ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA perusahaan food and beverage di BEI periode 2007-2009 pada signifikansi level kurang dari 5%. Variabel inventory turnover berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA perusahaan food and beverage di BEI periode 2007-2009 pada signifikansi level kurang dari 5%. Sementara variabel debt to equity ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA perusahaan food and beverage di BEI periode 2007-2009 pada signifkansi level kurang dari 5%.