SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional terhadap kebijakan hutang pada perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia

Ratih Alfirani Yunita

Abstrak


Pada agency theory, pemisahan antara pihak manajer dengan pemegang saham sering menimbulkan konflik. Hal ini mendorong perlunya suatu mekanisme untuk mengurangi konflik yang terjadi. Pendanaan melalui hutang dan kepemilikan manajerial serta kepemilikan institusional dianggap mampu mensejajarkan kepentingan antara pihak manjemen perusahaan dengan pemilik perusahaan.serta mengurangi adanya konflik keagenan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas yaitu kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional terhadap variabel terikat yaitu kebijakan hutang. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang Listing di Bursa Efek Indonesia, sedangkan periode penelitiaanya adalah tahun 2005-2007. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini sampel adalah purposive sampling dengan kriteria-kriteria tertentu yang telah ditetapkan. Berdasarkan kriteria tersebut terpilih 59 perusahaan non keuangan yang menjadi sampel penelitian ini. Untuk teknik analisis data menggunakan analisis regresiĀ  linier berganda.
Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh terhadap kebijakan hutang. Hal ini terbukti dari hasil analisis diperoleh nilai sig t = 0.001 yang jauh lebih kecil dari taraf sig 0.05. Kepemilikan institusional berpengaruh terhadap kebijakan hutang. Hal ini terbukti dari hasil analisis diperoleh nilai sig t =0.000 yang jauh lebih kecil dari taraf sig 0.05. Sedangkan secara simultan kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional berpengaruh secara signifikan terhadap kebijakan hutang. Hal ini membuktikan bahwa kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan pendanaan melalui hutang dapat digunakan sebagai sarana untuk mengurangi konflik keagenan.