SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keefektifan guru dalam mengajar dan motivasi berprestasi siswa denagn prestasi belajar siswa jurusan akuntansi SMK PGRI 06 Malang

Teguh Santoso

Abstrak


Penelitian ini berfokus pada prestasi belajar siswa jurusan Akuntansi SMK PGRI 06 Malang. Prestasi belajar merupakan tolak ukur keberhasilan dalam suatu proses belajar mengajar. Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi belajar seseorang. Dalam penelitian ini hanya ditekankan pada faktor keefektifan guru dalam mengajar dan motivasi berprestasi siswa. Keefektifan guru dalam mengajar adalah kemampuan guru dalam mengajar sesuai dengan standart kompetensi yang telah ditetapkan dan berhasil meningkatkan hasil belajar siswanya. Dalam penelitian ini meliputi perencanaan, komunikasi dengan siswa, sikap dan tingkah laku dalam pembelajaran, pengaturan manajemen kelas, serta evaluasi hasil pembelajaran. Sedangkan motivasi berprestasi dalam penelitian ini adalah dorongan mental yang berupa keinginan, perhatian atau minat, kemauan atau cita-cita yang kuat untuk memaksimalkan hasil yang dicapai sehingga hasil yang pernah dicapai lebih baik daripada hasil yang pernah dicapai sebelumnya. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X1 jurusan Akuntansi yang berjumlah 67 siswa. Seluruh subyek diminta untuk mengisi kuisioner yang merupakan instrumen dalam penelitian ini. Jawaban yang diberikan dalam penelitian ini yang berbentuk kategori selalu, sering, kadang-kadang, dan tidak pernah (SL, SR, KD, TP). Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskreptif dan korelasi produk moment.

Untuk kepentingan analisis dipergunakan program software SPSS versi 13 for Windows. Dari hasil analisis data diperoleh nilai koefisien korelasi (r hitung) sebesar 0,551 dengan nilai (2-tailed) adalah sebesar 0,000. Sedangkan nilai r tabel (N = 67; a = 0,05) adalah sebesar 0,240. Karena nilai r hitung (0,551) > r tabel (0,240) nilai (2-tailed) (0,000) < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara keefektifan  guru dalam mengajar dengan prestasi belajar siswa. Dan, Dari hasil analisis data diperoleh nilai koefisien korelasi (r hitung) sebesar 0,639 dengan nilai (2-tailed) adalah sebesar 0,000. Sedangkan nilai r tabel (N = 67; a = 0,05) adalah sebesar 0,240. Karena nilai r hitung (0,639) > r tabel (0,240) nilai (2-tailed) (0,000) < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif signifikan antara motivasi berprestasi siswa dengan prestasi belajar siswa. Dari hasil analisis data diperoleh nilai koefisien korelasi (r hitung) sebesar 0,750 dengan nilai (2-tailed) adalah sebesar 0,000. Sedangkan nilai r tabel (N = 67; a = 0,05) adalah sebesar 0,240. Karena nilai r hitung (0,750) > r tabel (0,240) nilai (2-tailed) (0,000) < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara keefektifan guru dalam mengajar dan motivasi berprestasi siswa dengan prestasi belajar siswa. Dan dapat ditafsirkan bahwa tingginya motivasi berprestasi siswa memiliki hubungan atau korelasi dalam meningkatkan prestasi belajarnya, karena apabila siswa memiliki motivasi berprestasi yang tinggi maka prestasi belajar akan dapat diraih dengan mudah.

Hasil penelitian tersebut mendukung teori yang mengatakan bahwa semakin tinggi tingkat keefektifan guru dalam mengajar dan ditunjang oleh motivasi berprestasi siswa yang tinggi maka akan tinggi pula prestasi belajar yang diperoleh siswa.
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar guru  menjadi lebih efektif dan mampu memotivasi siswa untuk berprestasi dalam upaya pencapaian prestasi belajar yang optimal.