SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh struktur modal terhadap return on equity (ROE) (study kasus pada Perusahaan Manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia periode 2005-2007)

Dewi Namirah Sutjipto

Abstrak


Struktur modal yang terdiri dari hutang jangka panjang dan ekuitas merupakan salah satu hal penting bagi manajer keuangan dalam meningkatkan profitabilitas. Dalam memilih alternatif pendanaan untuk membiayai aktivitas perusahaan, yang akan menjadi pertimbangan adalah bagaimana perusahaan dapat menciptakan kombinasi yang menguntungkan antara penggunaan sumber dana dari ekuitas dengan dana yang berasal dari hutang jangka panjang.

Karena komposisi hutang jangka panjang dan ekuitas yang tepat akan dapat meningkatkan ROE, dan juga sebaliknya jika kurang tepat akan dapat menurunkan ROE.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal terhadap ROE. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia periode 2005-2007 dan data-datanya dapat diketahui pada ICMD tahun 2007 di Pusat Data Bisnis Universitas Negeri Malang. Populasinya adalah sebanyak 142 Perusahaan Manufaktur. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability random sampling yaitu pengambilan sampel yang dilakukan secara acak dan dengan menggunakan rumus Slovin, sehingga sampel penelitian ini terdapat 59 perusahaan.
Analisis data yang digunakan analisis regresi linier sederhana.
   
Hasil penelitian ini menemukan bahwa: Struktur modal berpengaruh signifikan terhadap ROE perusahaan Manufaktur yang Listing di Bursa efek Indonesia. Kelemahan dalam penelitian ini diantaranya: (1) Penelitian ini menggunakan periode penelitian tiga tahun yang dianggap terlalu pendek. Penggunaan periode yang terlalu pendek ini diduga menyebabkan kecilnya nilai koefisien determinasi yang dihasilkan, (2) Penelitian ini hanya menggunakan
satu variabel yang digunakan sebagai prediktor besarnya ROE perusahaan.

Untuk penelitian selanjutnya bisa dilakukan dengan menggunakan periode penelitian yang lebih panjang. Dengan penggunaan periode yang lebih panjang, diharapkan pengukuran kinerja yang dilakukan bisa lebih akurat. Selain itu juga bisa dilakukan dengan menambahkan variabel lain yang dianggap bisa mempengaruhi ROE. Dengan dilakukannya penambahan variabel lain tersebut, diharapkan model regresi yang terbentuk lebih efektif dalam mengukur faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya nilai ROE.