SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh program sertifikasi guru terhadap kesejahteraan dan motivasi kerja guru SMA Negeri se-kota Malang

Mika Marsely

Abstrak


Guru merupakan komponen yang paling berpengaruh terhadap terciptanya proses dan hasil pendidikan yang berkualitas. Dalam hal ini seorang guru dituntut untuk selalu meningkatkan profesionalismenya demi terwujudnya tujuan pendidikan nasional. Dalam rangka peningkatan kemampuan profesional guru perlu dilakukan sertifikasi. Tujuan dari program sertifikasi yaitu untuk meningkatkan mutu dan kualitas guru. Selain itu juga untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Dengan adanya peningkatan kesejahteraan tersebut, diharapkan guru bisa lebih termotivasi untuk melaksanakan pekerjaannya. Karena beban guru untuk memikirkan kebutuhan hidupnya sudah sedikit terkurangi dan guru jadi mempunyai waktu utuk mengembangkan potensi dirinya. Oleh karena itu penelitian ini membahas tentang bagaimana pengaruh program sertifikasi terhadap kesejahteraan dan motivasi kerja guru yang mempunyai tujuan sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui pengaruh secara langsung program sertifikasi terhadap kesejahteraan guru SMA Negeri se-Kota Malang. 2) Untuk mengetahui pengaruh secara langsung kesejahteraan guru terhadap motivasi kerja guru SMA Negeri se-Kota Malang. 3) Untuk mengetahui secara langsung pengaruh program sertifikasi terhadap motivasi kerja guru SMA Negeri se-Kota Malang dan 4). Untuk mengetahui pengaruh tidak langsung program sertifikasi terhadp motivasi kerja guru melalui kesejahteraan guru SMA Negeri se-Kota Malang.
    Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksplanasi (explanatory research). Analisis yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis). Variabel dalam penelitian ini meliputi: program sertifikasi (X) sebagai variabel bebas dan kesejahteraan (Y1) dan motivasi kerja (Y2) sebagai variabel terikatnya. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SMAN se Kota Malang yang lulus sertifikai dari Tahap II yaitu sebanyak 74 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive smpling, yaitu pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 57 orang, yaitu para guru yang sudah lulus sertifikasi, menerima sertifikat pendidik dan telah menerima tunjangan profesi satu kali lipat gaji pokok. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan angket (kuesioner), dokumentasi dan wawancara.
    Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan ada pengaruh secara langsung yang positif dan signifikan antara program sertifikasi terhadap kesejahteraan guru SMAN se-Kota Malang. Hal ini terbukti dari hasil analisis diperoleh thitung = 8,225 yang lebih besar dari ttabel = 2,0025. Dan untuk variabel kesejahteraan guru juga berpengaruh secara langsung yang positif dan signifikan terhadap motivasi kerja guru SMAN se-Kota Malang. Hal ini terbukti dari hasil analisis diperoleh thitung  = 6,848 yang lebih besar dari ttabel 2,0025. Sedangkan untuk variabel program sertifikasi juga berpengaruh secara langsung yang positif dan signifikan terhadap motivasi kerja guru SMAN se-Kota Malang. Hal ini terbukti dari hasil analisis diperoleh thitung  = 4,107 yang lebih besar dari ttabel 2,0025. Sementara itu, program sertifikasi lebih baik mempengaruhi motivasi kerja guru secara tidak langsung melalui kesejahteraan guru yang memiliki nilai sebesar 0,504 daripada langsung mempengaruhi motivasi kerja guru yang memiliki nilai lebbih rendah sebesar 0,484.
    Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dapat diberikan mengacu pada hasil
temuan yang menyatakan program sertifikasi guru berpengaruh positif terhadap kesejahteraan dan motivasi kerja guru adalah hendaknya pemerintah terus mengadakan sosialisasi program sertifikasi guru dan segera merealisasi gaji guru yang masih tertunda. Dan Bapak/Ibu guru hendaknya dapat lebih meningkatkan motivasinya untuk mengajar sehingga mampu mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Dan bagi peneliti selanjutnya yang sejenis, hendaknya lebih memperbesar ukuran sample dan populasi dan lebih mengembangkan kuesionernya agar permasalahan yang dikaji lebih mendetail.