SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Perbedaan Return Saham dan Trading Volume Activity (TVA) Saham Sebelum dan Sesudah Akuisisi (Studi Kasus pada Perusahaan go public yang Melakukan Akuisisi pada Tahun 2007-2010).

Lesmana Indra Wijaya

Abstrak


ABSTRAK

 

Wijaya, Lesmana Indra. 2010. Analisis Perbedaan Return Saham dan Trading Volume Activity (TVA) Saham Sebelum dan Sesudah Akuisisi (Studi Kasus pada Perusahaan go public yang Melakukan Akuisisi pada Tahun 2007-2010). Skripsi, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Eka Ananta Sidharta, S.E, M.M. Ak (II) Dra. Endang Sri Andayani, S.E., M.Si., Ak

 

Kata kunci: abnormal return saham, trading volume activity, akuisisi

 

Strategi yang tepat dalam meningkatkan pertumbuhan perusahaan ditempuh dengan melakukan ekspansi baik itu internal maupun eksternal. Ekspansi eksternal dapat dilakukan dalam bentuk penggabungan usaha. Akuisisi adalah pengambilalihan kepemilikan atau pengendalian atas saham atau aset suatu perusahaan oleh perusahaan lain dan di dalam peristiwa ini baik perusahaan pengakuisisi atau yang diakuisisi tetap eksis sebagai badan hukum yang terpisah..

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan signifikan yang positif abnormal return saham dan trading volume activity sebelum dan sesudah akuisisi. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang melakukan akuisisi selama tahun 2007-2010. Penelitian ini menggunakan variabel volume perdagangan saham yang diukur menggunakan trading volume activity dan return saham yang diukur dengan abnormal return saham untuk melihat reaksi pasar terhadap pengumuman akuisisi. Kemudian variabel abnormal return diuji dengan menggunakan analisis statistik non parametrik wilcoxon sign rank test (uji peringkat tanda wilcoxon) karena data sampel tidak memenuhi asumsi normalitas data. Sedangkan variabel trading volume activity diuji dengan statistik parametrik uji t berpasangan (paired sample t test) karena data berdistribusi normal.

Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan yang positif abnormal return saham dan trading volume activity saham 22 hari sebelum (t-22) dan 22 hari sesudah akuisisi (t+22). Hal ini ditunjukkan dengan perhitungan menggunakan program SPSS dan dari tabel didapat probabilitas (sign) = 1,96, karena sign 1,96 > 0,05 atau z hitung < z tabel (-0,049 < 1,96 ) untuk variabel abnormal return saham. Untuk variabel trading volume activity, p-value > alpha = 0,088 > 0,05 dan t hitung < t tabel (95% 1-tailed) = 1,437 < 1,717. Hasil ini mengindikasikan investor kurang merespon adanya pengumuman akuisisi dan akuisisi dianggap tidak menghasilkan sinergi bagi perusahaan sehingga tidak terdapat adanya penambahan kemakmuran bagi pemegang saham.

Penelitian ini banyak mengalami kelemahan diantaranya: (1) Penelitian ini tidak membedakan jenis akuisisi yang dilakukan apakah akuisisi vertikal, horizontal, internal ataupun eksternal, (2) Penelitian ini adalah event study yang hanya meneliti atas suatu pengumuman akuisisi tanpa memperhatikan event lain yang dapat mempengaruhi harga saham dan volume perdagangan saham, (3) Penelitian ini tidak mengelompokkan perusahaan berdasarkan jenisnya, dan sampel yang digunakan tergolong kecil yang hanya 13 perusahaan, (4) penelitian ini menggunakan periode penelitian yang singkat yaitu 45 hari.