SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN METODE BELAJAR LEARNING CYCLE-5E PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI TERHADAP SISWA KELAS XII IPS 1 UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DI SMA NEGERI 6 MALANG

DYAH TITIN KURNIATIN

Abstrak


ABSTRAK

 

KURNIATIN, DYAH TITIN. PENERAPAN METODE BELAJAR LEARNING CYCLE-5E PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI TERHADAP SISWA KELAS XII IPS 1 UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DI SMA NEGERI 6 MALANG

 

 

Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara dengan siswa maupun guru yang bersangkutan, mengindikasikan bahwa guru langsung pemberian tugas-tugas. Selanjutnya guru tidak memberikan eksplanasi dan evaluasi terhadap tugas yang diberikan. Dalam hal ini siswa belajar sendiri sehingga mereka belum menemukan jawaban mana yang benar yang harus dipergunakan. Tujuan penelitian adalah: (1) Untuk mendeskripsikan bagaimana meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas XII-IPS1 dengan model Pembelajaran Learning cycle 5E di SMA Negeri 6 Malang. (2)Untuk mendeskripsikan bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII-IPS1 dengan menggunakan model Pembelajaran Learning Cycle 5E di SMA Negeri 6 Malang.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan pendekatan kualitatif. Alat pengumpulan data menggunakan, tes, lembar observasi, lembar catatan lapangan, dan pedoman wawancara. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII-IPS1 SMA Negeri 6 Malang tahun ajaran 2009/2010.

Hasil penelitian menunjukkan: model pembelajaran Learning Cycle 5E dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Pada siklus I berdasarkan lembar observasi aktivitas siswa dalam penerapan model pembelajaran learning cycle 5E memperoleh skor kurang dari kriteria ketuntasan belajar yaitu mendapat skor 56,66%. Pada siklus II nilai aktivitas siswa penilaian dengan lembar observasi aktivitas siswa skor rata-rata kelas meningkat menjadi 76,66% berarti dalam hal ini meningkat sebesar 20%. Peningkatan skor ini mengalami kenaikan secara signifikan. Hasil belajar yang diperoleh dari tiga aspek yaitu aspek kognitif siklus I sebesar 73,8% dan siklus II naik menjadi 77,1%. Sedangkan ditinjau dari segi afektif dapat diketahui persentase sebesar 56,7% dan untuk siklus II dengan persentase (65,8%). Untuk aspek psikomotorik pada siklus I hasil yang diperoleh sebesar 24,3% dan pada siklus II meningkat menjadi 65,8%. Dengan demikian penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran learning cycle 5E dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XII-IPS1 SMA Negeri 6 Malang.

Beberapa saran dari peneliti diharapakan bisa meningkatkan aktivitas siswa dalam belajar untuk belajar secara mandiri seperti pada fase eksplorasi dan siswa tetap dapat mengingat dari kegiatan tersebut dikarenakan hasil dari menemukan dan mengetahui letak kesalahan diharapakan dari proses itu siswa tetap dapat mengingat materi yang telah dipelajari. Serta dapat dijadikan sebagai bahan dalam mengembangkan variasi-variasi metode untuk meminimalisasikan kejenuhan dalam proses belajar mengajar di dalam kelas