SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH ENVIRONMENTAL DISCLOUSURE TERHADAP KEPERCAYAAN INVESTOR (Studi pada Perusahaan Pertambangan dan Industri perkayuan pemegang HPH dan HPHTI yang listing di BEI periode 2006-2008)

Vektor Hendrianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Hendrianto, Vektor. PENGARUH ENVIRONMENTAL DISCLOUSURE TERHADAP KEPERCAYAAN INVESTOR (Studi pada Perusahaan Pertambangan dan Industri perkayuan pemegang HPH dan HPHTI yang listing di BEI periode 2006-2008)

 

 

Pada zaman sekarang isu lingkungan merupakan suatu indikator penting dalam kemajuan penting bagi kemajuan suatu perusahaan. Karena lingkungan sangat menentukan going concern suatu perusahaan karena disini akan menunjukan pertanggung jawaban perusahaan pada lingkungan eksternal perusahaan. Untuk mengetahui apakah ada pengaruhnya suatu pengungkapan lingkungan terhadap nilai suatu perusahaan salah satunya adalah dengan mengukur kepercayaan investor terhadap perusahaan hal ini dapat dilihat dari besarnya abnormal return suatu perusahaan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh informasi pengungkapan lingkungan terhadap kepercayaan investor yang digambarkan dalam cumulative abnormal return (CAR). Penelitian ini menggunakan populasi perusahaan pertambangan dan industri perkayuan pemegang HPH dan HPHTI yang terdaftar di BEI tahun 2006-2008, sehingga diperoleh sampel 14 perusahaan yang dipilih dengan purposive samping. Dengan pooled data didapatkan sebanyak 42 data observasi (14 x 3). Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik dan uji hipotesis t secara parsial.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh environmental disclousure terhadap kepercayaan investor. Hal ini terjadi mungkin karena masih belumnya ada kesedaran perusahaan-perusahaan di Indonesia akannya pentingnya pengungkapan lingkungan sehingga indikator ini kurang diperhatikan dalam pertimbangan menanamkan sahamnya.

Saran yang dapat diberikan peneliti untuk penelitian selanjutnya adalah (1) memperluas sampel penelitian, misalnya memasukan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur karena masalah lingkungan pada jaman sekarang sangat mempengaruhi nilai suatu perusahaan.(2) menggunakan sumber lain selain annual report sebagai refrensi tambahan untuk memperoleh informasi mengenai lingkungan hidup perusahaan(3) menambahkan periode penelitian agar data dan hasil penelitian lebih akurat.