SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Kondisi Keuangan, Opini Audit Tahun Sebelumnya, Debt Default, dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern

Ardiyana Kusuma

Abstrak


ABSTRAK

 

Kusuma, Ardiyana. 2010. Pengaruh Kondisi Keuangan, Opini Audit Tahun Sebelumnya, Debt Default, dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Makaryanawati, S.E, M.Si., AK., (II) Helianti Utami, S.E, M.Si., Ak.

 

Kata Kunci: Opini Audit Going Concern, Kondisi Keuangan Perusahaan, Debt Default, Pertumbuhan Perusahaan, Regresi Logistik.

 

Jasa auditor diperlukan guna menjebatani atau sebagai perantara antara adanya perbedaan kepentingan yaitu kepentingan agen (manajemen perusahaan) dan kepentingan principal (share holder). Akuntansi public sebagai auditor eksternal atau auditor indenpen memiliki tanggung jawab untuk melaporkan jika adanya kesalahan hal-hal yang material, kesalahan manajemen yang sengaja mupun tidak, dan mengevaluasi apakah ada kesangsian terhadap kemampuan perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan kehidupannya dalam kurun waktu tidak lebih dari satu tahun sejak tanggal laporan keuangan yang sedang diaudit. Jika tidak, banyak masyarakat yang menganggap bahwa kelalaian auditor yang menyebabkan bangkrutnya perusahaan. Oleh karena itu, bagi banyak pihak masalah pemberian opini audit going concern ini sangatlah penting.

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adanya pengaruh kondisi keuangan, opini audit tahun sebelumnya, debt default, dan pertumbuhan perusahaan terhadap pemberian opini audit going concern. Pemilihan sampel ditentukan menggukan purposive sampling method dan diperoleh sebanyak 38 perusahaan manufaktur periode 2006-2008 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pengaruh antara kondisi keuangan perusahaan yang diproksikan dengan model prediksi kebangkrutan Altman revised, opini audit tahun sebelumnya, debt default, dan pertumbuhan perusahaan yang diproksikan dengan rasio pertumbuhan penjualan perusahaan terhadap penerimaan opini audit going concern dianalisis menggunakan regresi logistic (logistic regression) karena adanya variable dummy baik pada variabel dependen maupun pada variable independen.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi keuangan yang diproksikan dengan model prediksi kebangkrutan Altman revised, opini audit tahun sebelumnya, dan debt default berpengaruh terhadap pemberian opini audit going concern. Namun penelitian ini tidak dapat memberikan bukti adanya pengaruh pertumbuhan perusahaan yang diproksikan dengan pertumbuhan penjulan terhadap pemberian opini audit going concern.

Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai sumber informasi bagi calon investor dalam memilih investasi yang sehat, dan menunjukkan kepada penelitian selanjutnya bahwa masih ada variable-variabel lain yang berkemungkinan mempengarui pemberian opini audit going concern. Diharapkan pada penelitian sejenis selanjutnya dapat memperpanjang tahun pengamatan sehingga dapat melihat kecenderungan trend penerbitan opini audit going concern dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan perbedaan antara periode krisis moneter dengan periode kondisi ekonomi stabil.