SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Volume Perdagangan Saham dan Earning Per Share (EPS) Terhadap Harga Saham (Studi terhadap Perusahaan Yang Tergabung Dalam Indeks LQ 45 Bursa Efek Indonesia Periode 2008).

Raden Yoke Insetyo

Abstrak


ABSTRAK

 

Yoke, Raden. 2010.  Pengaruh Volume  Perdagangan  Saham  dan Earning  Per  Share (EPS) Terhadap  Harga  Saham (Studi terhadap Perusahaan Yang Tergabung Dalam  Indeks LQ 45 Bursa  Efek  Indonesia  Periode  2008).  Skripsi,  Jurusan Akuntansi  FE Universitas Negeri Malang.  Pembimbing:  (I) Dr.  Dyah  Aju  Wardhani,  S.E.,  M.Si.,  Ak.,  (II) Dra.  Hj. Endang Sri Andayani, S.E., M.Si., Ak

 

Kata kunci: volume perdagangan  saham, Earning Per Share (EPS), harga saham

Dalam menentukan keputusan transaksi saham yang aktifitas adalah selling,  buy, atau hold maka  investor  akan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham. Faktor-faktor  tersebut  diantaranya  adalah volume  perdagangan saham, dan earning per share (EPS).

Penelitian  ini  bertujuan  mengetahui  adanya  pengaruh variabel  independen volume perdagangan saham, earning per share (EPS) terhadap  variabel  dependen  yaitu harga  saham. Alat  analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Untuk menguji  pengaruh  secara  parsial  variabel  independen  terhadap variabel dependen digunakan uji t.

Berdasarkan hasil uji t (parsial) menunjukkan bahwa variable independen  yaitu volume  perdagangan  saham tidak  mempunyai pengaruh  dan  berhubungan  negatif  terhadap  variabel  dependen kebijakan  hutang.  Sedangkan earning  per  share  (EPS)mempunyai berpengaruh signifikan dan berhubungan positif. Sedangkan hasil uji f  (simultan) menunjukkan bahwa variabel  independen yaitu volume perdagangan dan earning per share secara bersama-sama mempunyai pengaruh terhadap harga saham.

Nilai Adjusted R Square sebesar 0,758 menunjukkan bahwa varian dari harga  saham yang dapat dijelaskan oleh variasi volume perdagangan  saham, earning  per  share  (EPS) sebesar 75,8% sedangkan sisanya sebesar 24,2% dijelaskan oleh variabel  lain yang tidak dimasukkan dalam model.

Berdasar  hasil  penelitian,  dapat  disarankan  sebagai  berikut: (1) bagi  perusahaan  hendaknya terus  meningkatkan  kinerja  baik operasional  mauoun  finansial (2) bagi  para  investor  dan  kreditor dalam  mengambil  keputusan  hendaknya  memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham dan variabel-variabel lain di luar variabel  pembentuk harga  saham. (3) untuk  penelitian selanjutnya sebaiknya menambah variabel  lain yang mempengaruhi harga  saham seperti free  cash  flow, profitabilitas, kondisi  makro ekonomi, harga  saham masa  lalu dan menggunakan  sampel dengan wilayah populasi yang lebih besar.