SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, STRUKTUR AKTIVA DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP KEBIJAKAN HUTANG (Studi Pada Perusahaan Manufaktur yang Listing di BEI Tahun 2006-2008)

Ulfatul Khasanah

Abstrak


ABSTRAK

 

Khasanah, Ulfatul. 2010. Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Struktur aktiva dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Kebijakan Hutang pada Perusahaan Manufaktur yang Listing di BEI tahun 2006-2008. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si., Ak. (2) Diana Tien Irafahmi, S.Pd., M.Ed.

 

Kata Kunci: Kepemilikan Manajerial, Struktur aktiva, Pertumbuhan Penjualan, Kebijakan Hutang.

Kebijakan hutang merupakan kebijakan perusahaan yang berkaitan dengan perimbangan hutang dan ekuitas. Keputusan pengambilan hutang merupakan sebuah keputusan yang penting bagi perusahaan. Penggunaan hutang yang tinggi dapat menyebabkan beberapa dampak sehingga penggunaan hutang harus pada tingkat yang optimal. Berdasarkan Agency theory, adanya kepemilikan manajerial menyebabkan manajer lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan pendanaan. Selain kepemilikan manajerial, struktur aktiva dan pertumbuhan penjualan merupakan faktor lain yang mempengaruhi kebijakan hutang melalui pecking order theory.

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh kepemilikan manajerial,struktur aktiva dan pertumbuhan penjualan terhadap kebijakan hutang. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang listing di BEI tahun 2006-2008. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik multistage sampling dan diperoleh 20 sampel. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda.

Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, kepemilikan manajerial dan struktur tidak berpengaruh terhadap kebijakan hutang, sedangkan pertumbuhan penjualan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kebijakan hutang. Sedangkan secara simultan, kepemilikan manajerial, struktur aktiva dan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang.

Hasil analisis juga menunjukkan besarnya adjusted R square sebesar 5,6%.Hal ini menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial, struktur aktiva dan pertumbuhan penjualan berpengaruh sebesar 5,6%, sedangkan sisanya sebesar 94,4% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini menyarankan agar dalam penelitian selanjutnya mempertimbangkan variabel lain yang mungkin juga berpengaruh terhadapkebijakan hutang, seperti free cash flow, kepemilikan institusional, dan kebijakan dividen.k