SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh OPM (Operating Profit Margin) dan NPM (Net Profit Margin) Terhadap Harga Saham pada perusahaan Pertambangan (MINING) Yang Listing di Bursa Efek Indonesia Tahun 2006-2008.

Andika Fajar Aprilianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Fajar, Andika A. 2010. Pengaruh OPM (Operating Profit Margin) dan NPM (Net Profit Margin) Terhadap Harga Saham pada perusahaan  Pertambangan (MINING) Yang Listing di Bursa Efek Indonesia Tahun  2006-2008. Skripsi, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Yuli Widi Astuti, SE, M.Si, Ak, (II) Dr.Hj. Puji Handayati SE, MM, Ak.

 

Kata Kunci : OPM dan NPM, Harga Saham

Untuk berinvestasi dipasar modal, selain mendapatkan keuntungan yang menjanjikan juga dihadapkan pada risiko yang besar pula, maka dalam berinvestasi di Bursa Efek Indonesia seorang investor diharapkan untuk lebih memahami dan dapat memprediksi harga saham dimasa mendatang, sehingga para investor dapat memperhitungkan besarnya keuntungan yang diharapkan akan didapatkan, dan risiko yang harus dihadapi. Analisis rasio keuangan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja keuangan suatu perusahaan. Dengan kinerja keuangan yang baik akan menyebabkan kepercayaan para investor dalam berinvestasi, sehingga berdampak pada naiknya harga saham perusahaan. Kinerja keuangan dalam penelitian ini diukur dengan variabel OPM dan NPM. Kedua variabel bebas yang digunakan yaitu OPM dan NPM dikarenakan kedua variabel tersebut dapat menilai dan mengukur tingkat efisiensi perusahaan dalam menekan biaya-biaya pada periode tertentu  dan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih pada tingkat penjualan tertentu

Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan pertambangan (Mining) pada tahun 2006-2008 sebanyak 18 perusahaan, dan menghasilkan 12 perusahaan pertambangan sebagai sampel untuk penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria dan digunakan dalam penelitian. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini didapatkan dari laporan keuangan perusahaan yang terdapat di Indonesian Capital Market Directory dan Indonesia Stock Exchange.

Penelitian ini menggunakan pengujian hipotesis yang diuji dengan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel OPM dan NPM secara parsial tidak berpengaruh terhadap harga saham. Hal tersebut menggambarkan bahwa investor tidak menggunakan kedua rasio tersebut dalam berinvestasi. Investor lebih cenderung mengunakan analisis teknikal dalam memprediksi pergerakan harga saham masa mendatang. Koefisien determinasi sebesar 0,305 yang menunjukan bahwa 30,5% perubahan harga saham bisa disebabkan oleh variabel OPM dan NPM, sedangkan 69,5% dipengaruhi variabel lain yang tidak termasuk dalam variabel yang diteliti.

Untuk penelitian selanjutnya yang sejenis disarankan untuk mengkombinasikan vaiabel-variabel rasio keuangan dengan jumlah yang lebih banyak dan tepat. Dan menggunakan data terbaru serta rentang penelitian yang lebih panjang, sehingga diharapkan akan didapatkan hasil penelitian yang lebih banyak lagi.