SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbandingan Kinerja Unsur-Unsur Kimia pada Filler Fly ash dan Tailing dalam Campuran Asphalt Concrete Binder Course terhadap Parameter Marshall

rizky kurnia sandy pranata

Abstrak


ABSTRAK

 

Pranata,Rizky, Kurnia, Sandy. 2018.Perbandingan Kinerja Unsur-Unsur Kimia pada Filler Fly ash dan Tailing dalam Campuran Asphalt Concrete Binder Course terhadap Parameter Marshall. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Bambang Supriyanto, S.T, M.T., (II) Dr. Nazriati, M. Si.

 

Kata Kunci:fly ash, tailing, parameter Marshall

Pertumbuhan volume lalu lintas dari tahun ke tahun terus meningkat sampai sekarang. Penggunaan jalan yang berlebihan dapat menyebabkan menurunnya kualitas konstruksi perkerasan jalan tersebut, oleh karena itu dengan meningkatnya volume pertumbuhan lalu lintas sesuai yang dijelaskan sebelumnya maka dibutuhkan prasarana jalan yang memadai diantaranya adalah jenis konstruksi jalan baik geometrik maupun struktur perkerasan (pavement).Infrastruktur jalan dapat dikatakan baik juga jika penggunaan jalan sesuai dengan yang direncanakan. Kualitas jalan dipengaruhi oleh komponen penyusun yang terdiri dari aspal, agregat, dan bahan pengisi (filler).Filler yang biasa digunakan adalah semen portland, namun dalam produksinya semen PC mengeluarkan karbon dioksida sehingga berdampak pada lingukungan, selain itu harganya juga mahal. Dalam penelitian ini peneliti mencoba membandingkan fillerfly ashdan tailing sebagai usaha untuk membuat konstruksi jalan yang selain tahan lama, ramah lingkungan, juga lebih ekonomis. Tujuan penelitian ini yaitu: 1). Untuk mengetahui hasil uji Marshall antara fly ashdan tailing terhadap kinerja campuran AC-BC, 2). Untuk mengetahui peranan unsur-unsur kimia fillerfly ashdan tailing pada campuran AC-BC terhadap hasil uji parameter Marshall.

Penelitian ini menggunakan jenis campuran AC-BC dengan jumlah benda uji sebanyak 24 buah benda uji, 15 buah benda uji untuk menentukan nilai KAO dengan rencana kadar aspal 4%, 4,5%, 4%, 5,5%, 6%, dan 9 buah benda uji untuk menentukan perbandingan parameter Marshallfiller. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan PC didapatkan nilai KAO sebesar 5,75%.  Perbandingan parameter Marshall terhadap filler PC, tailing, dan tly ashdari nilai KAO menggunakan kadar filler masing-masing 5,75%

Berdasarkan hasil Penelitian  yaitu: 1). Dengan menggunakan KAO 5,75% didapat uji parameter Marshallnilai stabilitas fillertailingsebesar 923,1 kg, nilai flow sebesar 3,30 mm, nilai VIM sebesar 3,44%, VMA sebesar 16,24%, VFA sebesar 78,8% dan nilai MQ sebesar 281,5 kg/mm, dan untuk fillerFly ashdidapatkan nilai stabilitas sebesar 835,6 kg, nilai flow 3,32 mm, nilai VIM sebesar 3,62%, nilai VMA sebesar 16,36%, nilai VFA sebesar 77,87%, dan nilai MQ sebesar 252,3 kg/mm, 2). Peran unsur kimia pada fillertailing dan fly ashmemberikan daya ikat (pozzolanic) dan penyerapan (absorpsi) pada campuran, hal itu disebabkan adanya unsur Ca dan Si. Morfologi filler mempengaruhi karakteristik dari campuran AC-BC hasil pengujian SEM dapat melihat morfologi filler untuk bisa menunjukkan stabilitas setiap filler. Kandungan kimia pada filler tailing dan fly ashyang dominan sama juga terdapat pada filler portland cement (PC).