SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis pengaruh Fluktuasi Muka Air Tanah terhadap Daya Dukung Tanah di Bawah Pondasi Dangkal di Desa Tegal Gondo kecamatan Karangploso Kabupaten Malang dengan software Plaxis Versi 8.2

Fadila Fitria Wulandari

Abstrak


ABSTRAK

 

Wulandari, Fadila Fitria. 2017. Analisis pengaruh Fluktuasi Muka Air Tanah terhadap Daya Dukung Tanah di Bawah Pondasi Dangkal di Desa Tegal Gondo kecamatan Karangploso Kabupaten Malang dengan software Plaxis Versi 8.2. Skripsi. Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Eko Suwarno, M.Pd. (2) Ir. Edi Santoso, M.T.

 

Kata kunci: Fluktuasi, Muka Air Tanah, Daya Dukung Tanah, Pondasi Dangkal, Plaxis Versi 8.2

 

Perkembangan infrastruktur di Indonesia, khususnya perumahan mengalami kemajuan yang sangat pesat termasuk di Desa Tegal Gondo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Perkembangan tersebut menyebabkan penyempitan lahan yang seharusnya bisa menjadi potensi sumber daya, maka dari itu dibutuhkan pengembangan perumahan daerah yang mengarah keatas. Akan tetapi perkembangan tersebut tidak diiringi dengan kondisi tanah yang mendukung, karena adanya fluktuasi (naik turunnya) muka air tanah yang tinggi. Letak muka air tanah berpengaruh terhadap daya dukung tanah dan penurunan pondasi. Oleh karena itu diperlukan angka keamanan (koefisien reduksi) daya dukung tanah untuk perencanaan pondasi dangkal.

Penelitian ini dilakukan dengan 2 tahap. Tahap pertama yaitu pengambilan sampel tanah dilapangan yang diperkirakan mempunyai fluktuasi muka air tanah yang tinggi. Kemudian tahap kedua dengan melakukan pengujian berat isi tanah, sudut geser langsung tanah, dan analisa saringan di laboratorium.

Data yang diperoleh diolah menggunakan software Plaxis Versi 8.2 dan perhitungan manual menggunakan rumus Terzaghi dengan simulasi ketinggian muka air tanah. Perhitungan dilakukan untuk jenis pondasi dangkal bujur sangkar 1.00 x 1.00 m dengan variasi kedalaman -1.00 m dan -2.00 m.

Hasil penelitian menunjukkan daya dukung tanah untuk pondasi dengan kedalaman -1.00 m memiliki rata-rata 66,13 ton/m2 dan mempunyai nilai φR (angka reduksi daya dukung tanah) sebesar 0,64. Sedangkan daya dukung tanah untuk pondasi dengan kedalaman -2.00 m memiliki rata-rata 105,78 ton/m2 dan mempunyai nilai φR (angka reduksi daya dukung tanah) sebesar 0,55.

 

ABSTRACT

 

Wulandari, Fadila Fitria. 2017. Analys of  Water Table Fluctuation Effect on Bearing Capacity of  Shallow Foundation in Tegal Gondo Village Karangploso District Malang using Plaxis Software 8.2 Version. Thesis. Civil Engineering Department Engineering Faculty State University of Malang. Advisor: (1) Drs. Eko Suwarno, M.Pd. (2) Ir. Edi Santoso, M.T.

 

Keywords: Fluctuations, Water Table, Bearing Capacity, Shallow foundations, Plaxis Software 8.2 Version.

 

              Infrastructure development in Indonesia, particularly houses is progressing very rapidly in Tegal Gondo Karangploso District Malang. This development leds to a narrowing of land which could be a potential resource, therefore required the development of a high building. But the soil condition doesn’t support, because the water table has a high fluctuation. The posisition of the water table has an influence on the bearing capacity of soil and settelment of foundation. Therefore necessary a security numbers (coeficien reduction) of soil bearing capacity for shallow foundation design.

              This research was done in 2 stages. The first stage is land sampling which is estimated to have a high ground water fluctuation. The second stage by testing soil density, direct shear test, and sieve analys in the laboratory.

              The data is processed by Plaxis software 8.2 Version and manual calculations by Terzaghi formulas with simulation of water table level. The calculation was performed for the squares shallow foundation 1,00 x 1,00 m with a depth foundation variation on -1,00 m and -2,00 m.

              The results showed that the bearing capacity of soil for the foundation with a depth of -1,00 m has an average at 66,13 ton/m2 and had a value of φR (soil bearing capacity reduction) at 0.64. While the bearing capacity of the soil for the foundation with a depth of -2.00 m has an average at 105.78 tons/m2 and has a value of φR (the soil bearing capacity reduction) at 0.55.