SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Kualitas Dimensi Saluran Drainase Jalan Raya Pada Wilayah Sawojajar Kecamatan Kedungkandang Kota Malang

Josua Pandu Chrisnanta

Abstrak


ABSTRAK

 

Sistem drainase adalah serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan/atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui bentuk penampang dan debit rencana pada saluran drainase jalan raya pada wilayah Sawojajar. (2) Mengetahui spesifikasi saluran drainase jalan raya pada wilayah Sawojajar. (3) Mengetahui berapa rancangan anggaran biaya (RAB) untuk pengembangan saluran drainase jalan raya pada wilayah Sawojajar.

Penelitian ini menggunakan rancangan secara analitis, dengan melakukan perhitungan dan analisa secara teoritis untuk mendapatkan nilai debit dan juga spesifikasi saluran yang dapat digunakan untuk pengembangan saluran drainase jalan raya Sawojajar. Subjek penelitian ini adalah wilayah Sawojajar yang memiliki luas wilayah sebesar 181,25 ha, serta penampang saluran yang berbentuk trapesium dan persegi yang terbuat dari pasangan batu kali.

Deskripsi data analisa diperoleh dari hasil perhitungan diperoleh: (1) Bentuk saluran yang dapat digunakan untuk pengembangan sistem drainase jalan raya wilayah Sawojajar adalah menggunakan box culvert tipe U-Ditch. Sedangkan debit rencana yang diperoleh untuk sistem saluran drainase Sawojajar adalah sebesar 2,23 m3/dt untuk saluran sekunder dan 0,76 m3/dt untuk saluran tersier. (2) Spesifikasi box culvert untuk saluran sekunder wilayah Sawojajar menggunakan box culvert precast dengan tipe U-Ditch tipe U 160 x 165 x 120. Sedangkan untuk saluran tersier menggunakan tipe U-Ditch U 80 x 120 x 120. Sehingga box culvert tersebut dapat digunakan dalam mengalirkan debit rencana yang telah dihitung. Dan dengan adanya penggunaan box culvert sedimentasi yang sering terjadi dapat dikontrol sehingga dapat mengurangi terjadinya genangan. (3) Total anggaran yang diperlukan untuk pengembangan sistem saluran drainase Sawojajar adalah sebesar Rp. 57.883.232.000,00. Penggunaan box culvert lebih efisien dibandingkan dengan cor di tempat. Hal ini disebabkan karena penggunaan box culvert tidak memerlukan tenaga kerja sebanyak cor di tempat. Sehingga dapat menghemat biaya upah kerja dan juga waktu pelaksanaan sebesar 20%.

Saran yang dapat diberikan yaitu (1) kepada peneliti selanjutnya untuk saat ini peneliti menggunakan aliran seragam (steady flow) sehingga aliran pada saluran dianggap sama, untuk peneliti selanjutnya dapat menggunakan perhitungan unsteady flow (aliran tidak seragam) karena kondisi aliran pada setiap saluran tidak sama sehingga hasil yang didapatkan lebih maksimal. (2) Untuk dinas terkait dan pengembang hendaknya lebih memperhatikan  perencanaan ukuran bak kontrol digunakan pendekatan dan perhitungan yang lebih teliti lagi.