SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Rancangan Mutu Beton 27 MPa Menggunakan Kerikil Gradasi Diameter (24-12) mm dan Prediksi Kuat Hancurnya

Ikhwanul Muslimin Dzulfikar

Abstrak


ABSTRAK

 

Dzulfikar, IkhwanulMuslimin. 2017. Rancangan Mutu Beton  27 MPa Menggunakan

Kerikil Gradasi Diameter (24-12) mm dan Prediksi Kuat Hancurnya. Skripsi. Jurusan Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing :(I) Drs. Wahyo Hendarto Yoh, M.T (II) Dr. Ir. Hj. B. Sri Umniati, M.T.

 

Kata Kunci : Gradasi Tunggal, Kuat Hancur, Kuat Tekan, Empiris, Konstanta

Dalam sebuah pembangunan sebuah gedung, komponen struktur utama seperti balok, kolom, pondasi dan plat dengan bahan material beton relatif paling banyak dipergunakan dibanding dengan bahan material yang lain. Terlebih meterial beton dapat direncanakan sesuai mutu atau kualitas yang diinginkan. Serta bentuk beton dapat dibuat sesuai yang diinginkan. Inilah yang menjadikan keunggulan beton sebagai bahan material untuk membangunan bangunan. Oleh karena itu pada penelitian ini mencoba memprediksi kuat hancur sebuah beton yang dipengaruhi parameter fisiknya dengan rancangan mutu beton 27 MPa dengan campuran agregat kasar gradasi diameter (24-12). Memprediksi dengan cara mengetahui parameter fisik beton maka bisa mengetahui lebih dulu kuat hancur yang akan didapatkan.

Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa : rancangan eskperimen laboratorium, dengan tujuan mengetahui kuat hancur beton yang menggunakan mesin tekan di laboratorium dan  memprediksi kuat hancurnya menggunakan rumus empiris hasil dari analisis dimensional yang dilihat dari parameter fisiknya guna menentukan nilai konstanta (K). Pada penelitian ini menggunakan beton silinder dengan ukuran dimater 15 cm dan tinggi 30 cm serta jumlah sampel yang diuji 15 buah untuk diprediksi kuat hancurnya. Tahap penelitian ini adalah  pengujian kuat hancur beton, menganalisis parameter fisik beton dan memprediksi kuat hancur beton. Untuk rumus empiris digunakan persamaan P= K A3/2 g y, dimana P = kuat hancur (Newton), A= luas penampang silinder (m2), g = percepatan gravitasi bumi (m/det2), = densitas (kg/m3), K= Konstanta. Uji kuat hancur dan menganalisis parameter fisik beton dilakukan pada umur beton 28 hari.

Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Berdasarkan hasil mix design SNI, campuran menggunakan perbandingan 1 (Pc) : 1,7 (Ps) : 2,4 (Kr). (2) Kuat hancur silinder beton yang diuji dengan mesin tekan di laboratorium sebesar 499,5 KN (3) Kuat hancur dengan persamaan rumus empiris sebesar 500,1 KN. (4) Nilai konstanta (K= 9500). (5) Tidak ada perbedaan pada taraf signifikasi 95% antara rata-rata kuat hancur uji di Laboratoirum dan kuat hancur rumus Empiris yang di lakukan uji perbedaan menggunakan program SPSS.