SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

RANCANGAN MUTU BETON fc’ = 25 MPa MENGGUNAKAN KERIKIL UKURAN (40-20) mm DAN PREDIKSI BEBAN HANCURNYA

Azis Rivai

Abstrak


ABSTRAK

 

Dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada sektor perancangan campuran beton, khususnya dalam memenuhi keperluan rumus- rumus praktis teknologi beton yang berkaitan dengan kontrol kualitas capaian mutu dari produk silinder beton, maka perlu adanya suatu penelitian untuk mengevaluasi capaian mutu dari produk silinder beton. Kerikil merupakan bahan dengan pesentase terbanyak dalam campuran beton, maka kerikil cukup berpengaruh terhadap kuat tekan beton yang dihasilkan.  Oleh karena itu pada penelitian ini mencoba untuk membuat rancangan mutu beton fc’ = 25MPa dengan meggunakan kerikil diameter (40-20) mm dan prediksi beban hancurnya. Penelitian ini menggunakan jumlah sampel 20 benda uji berbentuk silinder dengan diameter (d) = 15 cm dan tinggi (h) = 20 cm. Campuran beton menggunakan Semen Portland, pasir hitam dengan zone gradasi II dan kerikil dengan ukuran (40-20) mm yaitu kerikil yang lolos saringan 40 mm dan tertahan saringan 20 mm, dengan menggunakan metode perencanaan campuran beton SNI.

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetehui (1) Komposisi campuran mutu beton fc’ = 25 MPa dengan menggunakan kerikil diameter (40-20) mm dengan perbandingan berat, (2) Konstanta rumus empiris untuk prediksi beban hancur beton silinder untuk mutu 25 MPa, (3) Adanya perbedaan ataukah persamaan beban hancur rumus empiris dengan beban hancur uji lab. Metode yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan uji hipotesa perbedaan pada beban hancur menggunakan sotware SPSS 17.0.  Untuk teknik pengujian mekanik digunakan destruktif dan non destruktif (rumus empiris). Untuk rumus empiris digunakan P dimana P = kuat hancur (Newton), A= luas penampang silinder (m2), g = percepatan gravitasi bumi (m/det2), = kerapatan massa (kg/m3), K= Konstanta.

Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Berdasarkan hasil mix desain, campuran menggunakan perbandingan 1 (Pc) : 1,7 (Ps) : 2,38 (Kr). (2) Konstanta (K = 8200) berdasarkan rumus empiris P = , nilai konstanta (K) untuk rumus empiris dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu : mutu beton, gradasi kerikil yang digunakan, ukuran benda uji yang digunkakan.(3) Hasil pengujian hipotesa uji beda kuat tekan sampel dengan bantuan software SPSS 17.0 menunjukan tidak terdapat perbedaan pada taraf signifikansi 95% antara rata-rata beban hancur rumus Empiris dengan beban hancur Uji lab.