SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Pemahaman Kognitif Siswa Tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan Kemampuan Psikomotorik Keselamatan Kerja pada Praktik Kayu Kelas XI Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi Kayu di SMK Negeri 1 Kediri

Irma Puspaningrum

Abstrak


ABSTRAK

 

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat penting diterapkan di dunia industri maupun di lembaga pendidikan teknik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).Siswa SMK pada saat melakukan pembelajaran praktik konstruksi kayu masihmengabaikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Mereka tidak menghiraukan berbagai aturan yang dilarang dan aturan yang harus dilakukan pada saat praktik berlangsung yang dapat mengakibatkan kecelakaan kerja.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian ini adalah semua siswa kelas XI Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi Kayu SMK Negeri 1 Kediri yang terdiri dari 32 siswa. Instrumen pengumpulan data penelitianmenggunakan soal tes dan observasi yang dilakukan oleh peneliti. Data penelitian ini digunakan untuk mengetahui hubungan pemahaman kognitif siswa tentang  keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan kemampuan psikomotorik keselamatan kerja pada praktik kayu kelas XI Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi Kayu di SMK Negeri 1 Kediri. Hasil validasi berupa angket diperoleh 35 pertanyaan yang valid dari 50 pertanyaan yang disebarkan dan reliabilitas dari instrumen  sebesar 0,855 yang berarti reliabel. Teknik analisis data dimulai dengan skala Guttman. Skala Guttman adalahapabila satu butir soal dijawab dengan benar, maka diberi skor 1, tetapi apabila satu butir soal dijawab salah, maka diberi skor 0.Kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif presentase, dan selanjutnya diuji hipotesis dengan Korelasi Point Biserialmenggunakan Software SPSS 16.

Dari hasil analisis data di atas, dapat disimpulkan bahwa hubungan antara pemahaman kognitif Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan kemampuan psikomotorik keselamatan kerja diperoleh nilai signifikan 0,000 < α = 0,050. Maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti “ada hubungan antara pemahaman kognitif keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan kemampuan psikomotorik keselamatan kerja pada praktik kayu kelas XI Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi Kayu di SMK Negeri 1 Kediri.