SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

. Studi tentang kinerja alat pancang Hydraulic Jack In Pile menggunakan Metode Productivity Delay Model pada pekerjaan pondasi tiang pancang pembangunan Tower B proyek Puncak CBD Wiyung Surabaya

Choiriza Ajmal Amala

Abstrak


ABSTRAK

 

Amala,ChoirizaAjmal.2017. Studi tentang kinerja alat pancang Hydraulic

Jack In Pile menggunakan Metode Productivity Delay Model pada pekerjaan pondasi tiang pancang pembangunan Tower B proyek Puncak CBD Wiyung Surabaya.Skripsi,JurusanTeknikSipil, FakultasTeknik, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ir. H. Sudomo, MMT, (II) Drs. EkoSetyawan, S.T., M.T.

 

Kata Kunci: pondasitiangpancang, hydraulic jack in pile, metodeproductivity delay model.

Kinerjaalatberatdalam suatu proyek harus direncanakan pemilihannya dengan tepat sesuai dengan keadaan proyek tersebut, kondisi lingkungan sekitar proyek itu, kemampuan tenaga kerja dalam mengoperasikan alat tersebut, serta dana yang tersedia untuk menyewa atau membeli alat dalam suatu proyek. Pengoperasian alat yang salah dan penggunaan alat yang tidak tepat akan berpengaruh terhadap kinerja kapasitas dan  produktivitas dari proyek tersebut.

StudiTentangKinerjapenggunaanalatpancangHydraulic Jack In PilepadapekerjaanpondasitiangpancangdenganmenggunakanMetodeProductivity Delay Model (PDM). Alatpancang yang di pakaiadalahjenisHydraulic Jack In Pile, menggunakanTiangPancangBetonPracetaktegaklurusdengandimensisebagaiberikut : (a) panjang 16m - 8m, dan (b) Diameter 60 cm. Kuattekan yang harusdicapaiolehsetiapalatHydraulic Jack In Piledenganmassaalat 500 ton adalahdengannilaikekuatan 23Mpa, massaalat 600 ton dan 680 ton dengannilaikekuatan 18Mpadengankedalamanpondasi 32m dan 24m. Lokasipelaksanaanproyekpadapembangunan Tower B proyekCentral Business District CBD, JalanKeramat Kali WiyungSurabaya.Tujuan penelitian ini adalah: (1) menentukan kapasitas produksi alat Hydraulic Jack In Pile yang sesuai dengan jenis tanah yang ada di lapangan; dan (2) menghitung Produktivitas alat Hydraulic Jack In PiledenganmenggunakanMetodeProductivity Delay Model.

Rancanganpenelitianinimenggunakanmetodepenelitiandeskriptifkuantitatif.Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah wawancara (interview) dan observasi. Pengambilan data dilakukan dengan pengamatan dan pencatatan waktu setiap tiang pancang mulai dari awal pengangkatan tiang pancang hingga selesai masuk ke tanah. Setelah semua hasil datadari 3 alat berat Hydraulic Jack In Pilelengkap, proses pengolahan data yang diperolehdarihasilpengamatandanpencatatandilapanganakandiolahdenganmenggunakanSoftware kemudiandiolahdenganMetode Productivity Delay Model (PDM) dandisajikandalambentukTabel.

Hasilpenelitianinimenunjukkan bahwa,kapasitas produksi alat Hydraulic Jack In Pile 680 ton yang sesuai dengan jenis tanah yang ada di lapangan dengan durasi waktu rata-rata pemancangan 259 menit dan total waktu 6214 menit, sedangkan hasilperhitungan yang menggunakan Metode PDM menunjukkan bahwa alat Hydraulic Jack In Pile 600 ton merupakan alat yang produktif karena minimnya prosentase keterlambatan yaitu hasil dari material 0,03%, peralatan 0,39%, dan pekerja sebesar 0,02%.