SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Manajemen Proyek Konstruksi terhadap Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Perancangan Gedung 2

Akhmad Imannudin

Abstrak


ABSTRAK

 

Berdasarkan DNA Fakultas Teknik selama 1 tahun terakhir menunjukkan tingkat kelulusan mahasiswa S1 PTB yang mengambil matakuliah Perancangan Gedung 2 cukup minim. Pada tahun ajaran 2015/2016 semester gasal prosentase kelulusan sebesar 31%. Faktor penyebab mahasiswa tidak menyelesaiakan matakuliah Perancangan Gedung 2 kemungkinan kurangnya pemahaman mahasiswa pada matakuliah sebelumnya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar mahasiswa pada matakuliah Manajemen Proyek Konstruksi terhadap hasil belajar mahasiswa pada matakuliah Perancangan Gedung 2 Program studi S1 PTB. Rancangan penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan analisis permasalahan menggunakan analisis regresi linier sederhana. Data yang diolah berdasarkan DNA Mata Kuliah Manajemen Proyek Konstruksi dan Perancangan Gedung 2 Fakultas Teknik selama 1 tahun terakhir pada tahun ajaran 2015/2016. Untuk mengetahui hambatan-hambatan apa saja dalam penyelesaian Perancangan Gedung 2 peneliti menggunakan instrument berupa angket sebagai alat pengumpul data. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Program studi S1 PTB yang telah memprogram matakuliah Perancangan Gedung 2, pada semester gasal tahun ajaran 2015/2016 sejumlah 30 mahasiswa.

 

Berdasarkan hasil analisis Regresi Linear dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh secara signifikan antara hasil belajar mahasiswa pada matakuliah Manajemen Proyek Konstruksi terhadap hasil belajar mahasiswa pada matakuliah Perancangan Gedung 2.Dari hasil analisis data hambatan-hambatan mahasiswa dalam penyelesaian Perancangan Gedung 2 diperoleh Kesulitan mendapatkan data diperoleh persentase 93,0% dengan kategori sangat menghambat, Kesulitan menemui dosen diperoleh persentase 61,0% dengan kategori menghambat, Pemahaman materi pendukung diperoleh persentase 64,0% dengan kategori menghambat, Kurangnya minat diperoleh persentase 47,0% dengan kategori tidak menghambat, Kurangnya motivasi diperoleh persentase 41,0% dengan kategori tidak menghambat, Persiapan data diperoleh persentase 75,0% dengan kategori menghambat, Manajemen waktu diperoleh persentase 67,0% dengan kategori menghambat, Kemalasan mahasiswa diperoleh persentase 98,0% dengan kategori sangat menghambat, Ketakutan dalam konsultasi diperoleh persentase 66,0% dengan kategori menghambat, Sarana dan prasarana dalam belajar diperoleh persentase 42,0% dengan kategori tidak menghambat.