SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN KELAS X TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 6 MALANG MELALUI IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT)

Renny Harianthy

Abstrak


ABSTRAK

 

Harianthy, Renny. 2017. Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan Kelas X Teknik Gambar Bangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Malang Melalui Implementasi Metode Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. R.M. Sugandi, S.T., M.T. (II) Drs. Made Wena, M.Pd., M.T.

 

Kata kunci: Metode TGT, Prestasi belajar, Konstruksi bangunan.

Latar penelitian ini adalah prestasi belajar siswa banyak yang kurang dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kelemahan tersebut diduga karena proses pembelajaran dikelas yang kurang menarik, sehingga perlu adanya inovasi pembelajaran salah satu metode pembelajaran yang dipilih dan sesuai analisis adalah metode pembelajaran Teams games Tournament (TGT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan metode pembelajaran  TGT pada mata pelajaran Konstruksi Bangunan sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X TGB 4 SMK Negeri 6 Malang.

Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan dengan kolaborasi antara peneliti, guru kelas dan melibatkan partisipasi siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X TGB 4 SMK Negeri 6 Malang tahun pelajaran 2016/2017, yang berjumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan berupa: (a) observasi, (b) wawancara, (c) tes, dan (d) dokumentasi. Prosedur penelitian meliputi tahap: (a) perencanaan tindakan, (b) pelaksanaan tindakan, (c) observasi, dan (d) refleksi dan analisis. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran

 

TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa.  Hal ini terbukti pada siklus I jumlah siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 63,6% siswa dengan nilai rata-rata kelas sebesar 76,96. Pada siklus II jumlah siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 90,9% siswa dengan nilai rata-rata kelas sebesar 81,84. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman siswa akan materi yang telah diberikan oleh guru mengalami peningkatan dengan adanya penerapan metode pembelajaran TGT. Berdasarkan data siklus I dan siklus II diperoleh hasil belajar yang selalu mengalami peningkatan. Metode pembelajaran TGT berdampak positif terhadap kegiatan pembelajaran Konstruksi Bangunan. Hal ini terbukti pada peningkatan peran serta siswa pada pembelajaran dan hasil belajar siswa.