SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Prestasi dan Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ilmu Ukur Tanah di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Singosari Malang.

Murniati

Abstrak


ABSTRAK

 

Murniati.2017. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Prestasi dan Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ilmu Ukur Tanah di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Singosari Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan (S1), Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Priyono, M.Pd. (II) Drs. Eko Suwarno, M.Pd.

 

Kata Kunci: Keaktifan, Prestasi belajar, Model pembeljaran Problem Based Learning (PBL)

Pembelajaran Problem Based Learning merupakan model pembelajaran yang berbasis masalah yang mendorong siswa menjadi aktif dan rasa ingin tahu yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa pada  mata pelajaran Ilmu Ukur Tanah melalui penerapan model pemebalajaran Problem Based Learning (PBL). Subjek penelitian adalah siswa kelas X TKBB1 SMK Negeri 1 Singosari yang berjumlah 31 siswa.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus pada setiap siklus 2 kali pertemuan. Dimulai dengan tahap: (1) Perencaan, (2) Pelaksanaan, (3)  Pengamatan,  (4) Refleksi. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi guru untuk mengamati kesesuaian aktivitas guru dengan tahapan pembelajaran, lembar observasi siwa untuk mengamati keaktifan siswa, instrumen tes untuk mengukur hasil belajar Ilmu Ukur Tanahsetelah mengikuti proses pembelajaran dan dokumentasi. Prestasi belajar diukur dengan tes setiap akhir siklus. Analisis data dilakukan secara deskriptif, sajikan dan simpulan hasil siklus I dan siklus II.

Hasil penelitian yang memperoleh: (1) Penerapan pembelajaran (PBL) dibagi dalam tiga tahapan kegiatan: kegiatan awal (salam, persensi, apersepsi,menyampaikan tjuan pembelajaran), kegiatan inti (orientasi masalah, organisasi masalah, membimbing penyelidikan, mengembang dan menyajikan hasil, menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah). penutup (refleksi, guru menyampaikan pesan, salam penutup), dengan persentase keberhasilan penerapan pembelajaran pada siklus I ebesar 89,58% dan pada siklus II meningkat menjadi 97,22% jadi terdapat peningkatan. (2) Prestasi belajar pada siklus I memiliki persentase sebesar 65,52% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 19 dari 29 siswa dan meningkat pada siklus II menjadi 86,21% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 25 dari 29 siswa. (3) Keaktifan belajar pada siklus I memiliki persentase sebesar 68,95%dan meningkat pada siklus II menjadi 84,48%. Dengan hasil dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pe mbelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Ukur Tanah kelas X TKB.1 di SMK Negeri 1 Singosari Malang.