SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MENINGKATKAN KUALITAS DAN HASIL PEMBELAJARAN MEKANIKA TEKNIK SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN (TGB) SMK NEGERI 6 MALANG MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW

Dichson Hofnimus Lani

Abstrak


ABSTRAK

 

Lani, Dichson Hofnimus. 2017. Meningkatkan Kualitas dan Hasil Pembelajaran Mekanika Teknik Siswa Kelas X Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan (TGB) SMK N 6 Malang Melalui Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakutas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Eko Suwarno, M.Pd., (II) Drs. Priyono, M.Pd.

 

Kata Kunci : Jigsaw, Kualitas Pembelajaran, Hasil Belajar,

Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara dengan guru Mekanika Teknik kelas X GB1 SMK N 6 Malang, siswa kurang aktif dalam kegiatan belajar-mengajar. Siswa cenderung tidak begitu tertarik dengan pelajaran Mektek karena selama ini pelajaran Mektek dianggap sebagai pelajaran yang sulit sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar Mektek dan tingkat pemahaman siswa di sekolah. Hal ini tampak dari nilai hasil pre-test yang diberikan guru pada mata pelajaran Mektek dengan materi menghitung besaran vektor gaya dan momen dari 35 siswa yang mengikuti pre-test terdapat 19 siswa (54.29%) belum tuntas, sedangkan yang tuntas atau nilai diatas KKM 16 siswa (45.71%), dengan KKM untuk mata pelajaran Mektek adalah 71.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Data diperoleh dari hasil tes tulis dan lembar observasi aktivitas siswa dan observasi penerapan model pembelajaran oleh guru. Data tersebut dianalisis lalu dibahas dan pada akhirnya dapat diambil suatu kesimpulan.

 

 Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw  dapat meningkatkan kualitas dan hasil pembelajarn siswa kelas X GB1 SMK N 6 Malang. Persentase ketuntasan pada pra-tindakan, jumlah siswa yang tuntas sebesar 45.71%, kemudian mengalami peningkatan pada siklus I dengan persentase ketuntasan sebesar 71.43% dan pada siklus II mengalami peningkatan dengan persentase 91.43%. Untuk kualitas pembelajaran aktivitas siswa siklus I dengan persentase 80.24% naik menjadi 84.44% pada siklus II dan penerapan model oleh guru pada siklus I dengan persentase 81.91% naik menjadi 94.64% pada siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah implementasi model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan kualitas dan hasil pebelajaran siswa kelas X GB1 SMK N 6 Malang.