SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Uji Fisik Dan Mekanik pada Mortar Menggunakan Pasir Gali Pantai Slopeng Kabupaten Sumenep Madura

affry dian renaldy

Abstrak


ABSTRAK

 

Pasir sungai umumnya dapat digunakan sebagai bahan bangunan, sebab memenuhi syarat SNI 03-6820-2012; namun tidak semua tempat di Indonesia punya cadangan pasir sungai yang memadai, salah satunya adalah Pulau Madura. Pasir gali di Pantai Slopeng biasa digunakan sebagai bahan bangunan oleh penduduk di Madura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dan mekanik mortar yang terbuat dari pasir gali dari Pantai Slopeng, serta mengetahui kelayakan pasir gali tersebut untuk pembuatan mortar. Sampel berupa kubus mortar ukuran 5 cm x 5 cm x 5 cm, yang terdiri dari dua campuran, yaitu mortar pasir gali dan mortar pasir sungai sebagai kelompok kontrol; masing-masing terdiri dari 20 benda uji, dengan perbandingan berat semen dan pasir sebesar 1 : 3. Benda uji diangin-anginkan, kemudian diuji kuat tekan pada umur 7, 14, 21, dan 28 hari, menggunakan alat Universal Testing Machine (UTM) dengan kapasitas 1000  kN. Analisis data menggunakan Uji-T (Independent Sample T-Test). Hasil penelitian ini, yaitu: (1) berat isi mortar pasir gali pada usia 7 hari sebesar 2,07 gr/cm3, pada umur 14 hari sebesar 2,06 gr/cm3, pada umur 21 hari sebesar 2,05 gr/cm3, dan pada umur 28 hari sebesar 2,04 gr/cm3; persentase penyerapan air mortar pasir gali adalah 17,73%; (2) kuat tekan mortar pasir gali pada umur 7 hari sebesar 111,46 kg/cm2, pada umur 14 hari sebesar 119,49 kg/cm2, pada umur 21 hari sebesar 147,76 kg/cm2, dan pada umur 28 hari sebesar 165,8 kg/cm2; serta (3) pasir gali di Pantai Slopeng layak digunakan untuk bahan pembuatan mortar tipe S, yaitu mortar untuk kepentingan perekat pasangan pondasi, perekat pasangan bata atau batako, sumur, jalan setapak dan kepentingan yang bersifat dekoratif.