SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa Kelas X pada Mata Pelajaran Simulasi Digital di SMK Negeri 1 Singosari.

Irawan Amin

Abstrak


ABSTRAK

 

Amin, Irawan. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa Kelas X pada Mata Pelajaran Simulasi Digital di SMK Negeri 1 Singosari. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Tri Kuncoro, S.T.,M.Pd (II) Drs. Made Wena, M.Pd.,M.T.

 

Kata Kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning, Motivasi Belajar,   Prestasi Belajar.

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru Simulasi Digital kelas X TGB 3 SMK N 1 Singosari, terdapat motivasi dan prestasi siswa rendah. Siswa masih kurang terampil dalam memecahkan masalah saat pembelajaran berlangsung. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning.

Model pembelajaran Problem Based Learning merupakan model pembelajaran dengan fokus pemecahan masalah nyata, dan menekankan pada aktivitas siswa dalam berketerampilan memecahkan masalah. Penerapan model pembelajaran ini dilakukan dengan 5 tahapan, yaitu: (1) memberikan orientasi permasalahan kepada siswa; (2) mengorganisasikan siswa untuk melakukan kajian; (3) membimbing siswa secara individu maupun kelompok; (4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya, dan; (5) menganalisis & mengevaluasi proses pemecahan masalah.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus, setiap siklus terdiri dari tahap: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa SMK Negeri 1 Singosari kelas X TGB 3 mata pelajaran Simulasi Digital. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi keterlaksanaan penerapan model pembelajaran problem based learning, lembar observasi motivasi belajar, dan tes prestasi belajar.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran problem based learnig dapat memberi kesempatan lebih besar kepada siswa untuk menuangkan pendapatnya; (2) Persentase motivasi belajar siswa terjadi peningkatan dari siklus I sebesar 68.18 %, dan pada siklus II menjadi 81.82 %; (3) Persentase prestasi belajar siswa terjadi peningkatan dari Persentase pra-tindakan sebesar 17.86%, siklus I sebesar 53.57% dan siklus II sebesar 85.71%.

 

Berdasarkan kesimpulan tersebut diajukan saran yaitu: (1) kegiatan pembelajaran pada mata pelajaran Simulasi Digital harus selalu diterapkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning; (2) peningkatan motivasi belajar siswa harus ditingkatkan lagi agar bersifat Student Center; (3) peningkatan prestasi belajar siswa harus dipertahankan agar selalu pada kategori baik.