SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Gradasi Styrofoam Coating Pada Beton Ringan Dengan Penambahan Superplastizer Terhadap Kuat Tekan

M Muhlisin

Abstrak


ABSTRAK

 

Beton merupakan jenis material yang sering digunakan dalam dunia kontruksi, baik sebagai material struktur maupun non-struktur. Pembuatan beton dilapangan umumnya menggunakan perbandingan 1 semen: 2 agregat halus : 3 agregat kasar, dari kebutuhan tersebut agregat kasar mencapai 50%.

Metode dalam pembuatan agregat kasar menggunakan styrofoam coating dengan bahan (semen 85%+15% fly ash) fas 0,5. Benda uji terdiri dari 3 variasi, sampel A gradasi lolos ayakan 10 mm, sampel B gradasi lolos ayakan 20 mm dan sampel C gradasi lolos ayakan 10 mm serta gradasi lolos ayakan 20 mm.

 

Berat volume beton pada pengujian didapatkan data pada sampel A berat volume beton 1665 kg/m3, sampel B berat volume beton 1690 kg/m3 dan sampel C berat volume beton 1675 kg/m3. Menurut SNI 03-3449-2002 hasil berat volume beton masuk kategori beton ringan struktural dengan berat volume 1400 kg/m3 sampai 1850 kg/m3. Hasil pengujian kuat tekan beton sampel A 13,00 MPa, Sampel B sebesar 15,94 MPa dan Sampel C 14,52 MPa. Menurut SNI 03-3449-2002 hasil kuat tekan masuk kategori struktural ringan dengan kuat tekan 7 MPa sampai 17 MPa. Hasil modulus elastisitas sampel A, Sampel B dan sampel C pada umur 28 hari adalah 11.383,84 MPa, 12.942,25 MPa dan 11.990,89 MPa. Hasil modulus elastisitas pada beton yang menggunakan gradasi lolos ayakan 10 mm, gradasi lolos ayakan 20 mm dan campuran gradasi lolos ayakan 10 mm serta gradasi lolos ayakan 20 mm tidak  terdapat perbedaan modulus elastisitas yang signifikan.