SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Melalui Penerapan Pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada Mata Pelajaran Mekanika Teknik Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Malang

Muhammad Iqbal Tawaqqal Ata

Abstrak


ABSTRAK

 

Ata, Muhammad Iqbal Tawaqqal. 2017. Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Melalui Penerapan Pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada Mata Pelajaran Mekanika Teknik Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Malang, Skipsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik,Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Priyono, M.Pd. (II) Drs. Eko Suwarno, M.Pd.

Kata Kunci: Pembelajaran kooperatif,Team Assisted Individualization (TAI), Prestasi Belajar

Berdasarkan pengamatan peneliti saat melakukan kegiatan KPL dan KKN serta didukung oleh informasi dari guru dan siswa, bahwa mata pelajaran Mekanika Teknik adalah salah satu mata pelajaran yang sulit dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ini masih rendah.Pembelajarankooperatif tipe Team Assisted Individualization merupakan salah satu model pembelajaran yang mengutamakan kerja sama siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran.model pembelajaran ini bersifat khusus karena dikembangkan untuk pembelajaran aritmatika (ilmu hitung).Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada mata pelajaran Mekanika Teknik.

Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Penelitian dilakukan di Sekolah Menengah Kejuaruan Negeri 6Malang dengan subjek penelitian siswa kelas X GB  (Teknik Gambar Bangunan) 4 pada mata diklat Mekanika Teknik semester genap tahun ajaran 2016/2017. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi guru untuk mengamati kesesuaian aktivitas guru dengan tahapan pembelajaran kooperatif tipeTAI, dan instrumen tes untuk mengukur hasil belajar Mekanika Teknik siswa setelah mengikuti proses pembelajaran.

Hasil penelitian: (1) Tahapan pembelajaran kooperatif tipeTAI dibagi dalam tiga tahapan kegiatan: kegiatan awal (salam, presensi, apersepsi, menyampaikan indikator, mereview materi sebelumnya), kegiatan inti (membentuk kelompok, memberikan bahan ajar, belajar kelompok, memaparkan hasil kerja kelompok, Guru memberikan Skor dan penghargaan kelompok, pengajaran materi, post-test, dan kegiatan penutup (refleksi, guru menyampaikan pesan, salam penutup), dengan persentase keberhasilan penerapan pembelajaran kooperatif tipeTAI pada siklus I sebesar 61,48% dan pada siklus II meningkat menjadi 84,44% jadi terdapat peningkatan keberhasilan penerapan pembelajaran kooperatif tipeTAI antara siklus I dengan siklus II sebesar 22,96%. (2) persentase peningkatan hasil belajar Mekanika Teknik setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipeTAI dengan siswa yang mengikuti tindakan berjumlah 33 siswa dari 36 siswa pada siklus I siswa yang tuntas sebesar 63,64% dan siklus II sebesar 87,88% jadi terdapat peningkatan hasil belajar setelah di terapkan model pembelajaran kooperatif tipeTAI antara siklus I dengan siklus II sebesar 24,24%.