SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Pada Mata Diklat Mekanika Teknik Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa dan Prestasi Belajar Siswa Kelas X Sekolah Menengah Kejuruan.

vicha rahmadhiani

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahmadhiani, Vicha. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Pada Mata Diklat Mekanika Teknik Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa dan Prestasi Belajar Siswa Kelas X Sekolah Menengah Kejuruan. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Sutrisno, S.T, M.Pd, (II) Drs. Priyono, M.Pd.

 

Kata kunci: Team Assisted Individualization (TAI), Keaktifan, Prestasi Belajar

Model pembelajaran kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) merupakan suatu model pembelajaran kooperatif yang melihat perbedaan individual secara akademik sehingga dapat mendorong siswa untuk berfikir dan bekerja baik individual maupun dalam suatu kelompok. Model pembelajaran ini bersifat khusus karena dikembangkan untuk pembelajaran aritmatika (ilmu hitung). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI, peningkatan keaktifan siswa dan prestasi belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI

Penelitian menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI serta melihat peningkatan keaktifan siswa dan prestasi belajar setelah penerapan model pembelajaran. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang dengan subjek penelitian siswa kelas X TKB (Teknik Konstruksi Batu dan Beton) 2 pada mata diklat Mekanika Teknik semester genap tahun ajaran 2016/2017. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi instrumen pengumpulan data berupa observasi dan tes prestasi belajar.

 

Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil analisis data dapat diketahui bahwa: (1) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dapat dirumuskan dengan tahapan adalah kegiatan awal (salam, presensi, kegiatan apersepsi, penyampaian indikator pencapaian, mereviuw mater), kegiatan inti (pembentukan kelompok, pemberian materi, belajar dalam kelompok, pemaparan hasil temuan, skor dan penghargaan, serta penguatan oleh guru), dan kegiatan penutup (kegiatan refleksi, pesan oleh guru, salam penutup). (2) Persentase keaktifan siswa lebih besar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI, pra-tindakan sebesar 57,24%, siklus I sebesar 72,41% dan siklus II sebesar 79,31%.(3) Persentase prestasi belajar siswa lebih besar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI, pra-tindakan sebesar 62,07%, siklus I sebesar 79,31% dan siklus II sebesar 86,21%.