SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Pembangunan Puncak CBD Wiyung Surabaya dan Hotel Howard Johnson Surabaya

RATRI ERMA ROSA OKTAVIANTI

Abstrak


ABSTRAK

 

Oktavianti, Ratri Erma Rosa. 2017. Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Pembangunan Puncak CBD Wiyung Surabaya dan Hotel Howard Johnson Surabaya. Skripsi, Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang (UM). Pembimbing (I) Drs. Ir. H. Sudomo, M. M.T. (II) Drs. N. Bambang Revantoro , S.T., M.T.

 

Kata Kunci : K3, proyek kontruksi, analisis.

Keselamatan kerja adalah sebuah sarana yang dilakukan untuk melakukan upaya pencegahan terjadinya kecelakaan, cacat, maupun kematian akibat terjadinya kecelakaan kerja. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal yang perlu diperhatikan karena menyangkut kondisi tenaga kerja dari lingkungan/tempat kerja secara fisikal dan psikologis. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dilakukan sebagai upaya pengendalian atas kerugian yang muncul akibat dari kecelakaan kerja.

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kebijakan, perencanaan, penerapan, pelaksanaan, dan perbedaan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek Pembangunan Apartemen Puncak CBD Wiyung Surabaya dan Hotel Howard-Johnson Surabaya.

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan analisis varian. Kuantitatif ialah pengukuran berdasarkan teori-teori yang sudah ada, sedangkan analisis varian ialah sebuah teknik inferensial yang digunakan untuk menguji perbedaan rerata nilai. Kedua metode ini dipakai untuk mengukur tingkat keberhasilan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek Pembangunan Apartemen Puncak CBD Wiyung Surabaya dan Hotel Howard-Johnson Surabaya berdasarkan hasil penyebar kuesioner.

 

Hasil penelitian, untuk nilai tingkat keberhasilan penerapan K3 di proyek Pembangunan Apartemen Puncak CBD Wiyung Surabaya dengan perincian; Kebijakan safety engineer (80,00%) pekerja (74,29%), Perencanaan safety engineer (76,00%) pekerja (74,29%),  Penerapan safety engineer (82,00%) pekerja (79,43%), Monitoring Pelaksanaan safety engineer (74,00%) pekerja (60,00%) dan Hotel Howard-Johnson Surabaya dengan perincian; Kebijakan safety engineer (82,50%) pekerja (80,71%), Perencanaan safety engineer (76,00%) pekerja (74,86%), Penerapan safety engineer (78,00%) pekerja (76,00%), Monitoring Pelaksanaan safety engineer (68,00%) pekerja (65,71%). Uji T Independent Sampel T-Test tidak terdapat perbedaan secara signifikan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada safety engineer dan pekerja antara proyek Puncak CBD Wiyung Surabaya (Wijaya Karya) dan proyek Hotel Howard Johnson Surabaya (Waringin).