SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kesesuaian Kompetensi Drafter Berdasarkan SKKNI dengan Kompetensi SMK Teknik Gambar Bangunan Kota Malang

Arib Rohullah Noradha

Abstrak


ABSTRAK

 

Noradha, Arib. 2017. Kesesuaian Kompetensi Drafter Berdasarkan SKKNI dengan Kompetensi SMK Teknik Gambar Bangunan Kota Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan Fakuktas Teknik Universitas Negeri Malang: (I) Dr. H. Isnandar, M.T., (II) Drs. Heru Muryanto

 

Kata Kunci: SKKNI, Kompetensi, SMK Bangunan

Sumber Daya Manusia (SDM) adalah modal dasar perusahaan/institusi yang perlu ditingkatkan kualitasnya. Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) untuk mengelola SDM agar dapat dilakukan secara lebih terukur. Pemerintah berupaya meningkatkan kualitas SDM melalui program pendidikan, yakni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Tujuan pendidikan kejuruan untuk mempersiapkan peserta didik memasuki lapangan kerja. Kompetensi keahlian teknik gambar bangunan adalah kemampuan siswa dalam melaksanakan perannya sebagai calon juru gambar bangunan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuain kompetensi juru gambar arsitektur berdasarkan SKKNI bidang keahlian juru gambar arsitektur dengan kompetensi yang ada di SMK Bangunan di Kota Malang. Rancangan penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah angket terbuka dan tertutup yang diuji validitas dan reliabilitasnya pada sampel yang bukan merupakan anggota populasi. Populasi pada penelitian ini adalah guru Teknik Bangunan SMK N 6 Malang dan SMK Nasional Malang sebanyak 20 orang.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesesuaian kompetensi SKKNI juru gambar arsitektur dengan kompetensi yang ada di SMK Bangunan sebagai berikut: (1) melaksanakan prosedur K3 dan lingkungan di tempat kerja masuk kriteria “sesuai” dengan nilai presentase 74.6%, (2) bekerja sama dengan rekan kerja cukup masuk dalam kategori “sesuai” dengan nilai presentase 72,5%, (3) membaca gambar sketsa masuk katergori “sesuai” dengan presentase 72%, (4) mengidentifikasi bahan dan alat yang diperlukan masuk kategori “sesuai” dengan nilai presentase 65,6%, (5) membuat jadwal kerja masuk dalam kategori “sesuai” dengan nilai presentase 67,5%, (6) kompetensi menggambar teknik masuk dalam kategori “sesuai” dengan nilai presentase 70.3%, (7) menyimpan/merapikan gambar dan peralatan yang sudah selesai masuk dalam kategori “sesuai’ dengan nilai presentase 68,1%, dan (8) membuat laporan hasil penggambaran masuk dalam kategori “sesuai” dengan nilai presentase 72,34%.

Noradha, Arib. 2017. The Relevance Drafter Competence based on SKKNI           (Indonesian National Work Competence Standard) and Competence Drafter in   Engineering Drawing of the Building of Vocational High School at  Malang City.          Skripsi, Program Study of S1 Education Of Technique Building of Faculty             University of Malang : (I) Dr. H. Isnandar, M.T., (II) Drs. Heru Muryanto.

 

Key Words: SKKNI(Indonesian National Work Competence Standard) Marker

Architecture, Vocation Hight School (SMK), Relevance

 

Human Resources is the authorized capital of the companies / institutions that need to be improved. The Purpose of Indonesian National Work Competence Standard (SKKNI) is to manage human resources in order to do more scalable. Our Government is affording to improve the quality of human resources through SMK (Vocational High Schools). The purpose of vocational education is to prepare Indonesian students enters the work challenged. Competence engineering building’s drawing is digging student's ability in exercising their roles as a candidate of building draftsman.

This research aims to determine the suitability of competence draftsman architecture based on SKKNI expertise architectural draftsman with the existing competence in the vocational building in the city of Malang. This study’s design use descriptive method with quantitative approach. The instruments are open and close questionnaire which tested for its validity and reliability in samples that are not part of the population. The population in this study are the teachers in Building Techniques SMK 6 Malang and SMK Nasional Malang whom total are 20 people’s.

 

Based on the study, the concluding of this research are depicted as follows : (1) the implementation K3 and environment procedures in the workplace can be categorized as "matching" with the percentage value of 74.6% (2) the collaboration with works partner can be categorized as "matching" with the percentage value of 72.5% (3) analyzing sketch drawing is also categorized as “matching” with the percentage value of 72% (4) identifying the important materials and tools are categorized "matching" with the percentage value of 65.6% (5) creates work schedules is categorized of "matching" with the percentage value of 67.5% (6) competence of technical drawing included in the category of " matching " with the percentage value of 70.3% (7) saving images / tidy up the completed equipment is in the category "matching" with the value of the percentage of 68.1% and (8) creates drawing reports is also in the category "matching" with the value of the percentage of 72.34%.