SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Kelengkapan Peralatan Bengkel Kayu Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pelaksanaan Konstruksi Kayu Paket Keahlian Konstruksi Kayu SMKN 1 Kediri

Indra Febrianti Ariningtyas

Abstrak


ABSTRAK

 

Febrianti Ariningtyas, Indra. 2017. Pengaruh Kelengkapan Peralatan Bengkel Kayu Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pelaksanaan Konstruksi Kayu Paket Keahlian Konstruksi Kayu SMKN 1 Kediri. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Eko Suwarno, M.Pd (II) Drs. Hadi Wasito, Dipl. Ed., M.Pd.

 

Kata Kunci: Peralatan Bengkel Kayu, Hasil Belajar, SMK N 1 Kediri

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan dan kelengkapan peralatan bengkel kayu SMK N 1 Kediri, mengetahui penilaian siswa tentang kelengkapan peralatan bengkel kayu di SMK N 1 Kediri, dan mengetahui ada tidaknya pengaruh antara kelengkapan peralatan bengkel kayu dengan hasil belajar siswa di SMKN 1 Kediri.

Metode penelitian yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan tahap kegiatan triangulasi data yang dimulai dengan tahap penelaah data, identifikasi dan klasifikasi, dan tahap evaluasi data.

Dari hasil analisis data tersebut diperoleh kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, kelengkapan peralatan bengkel kayu yang memenuhi standar kelengkapan peralatan bengkel bahwa: 1) 13 alat atau 18,84% dengan kategori memenuhi, 2) 16 alat atau 23,19% dengan kategori kurang memenuhi, 3) 40 alat atau 57,97% dengan kategori tidak memenuhi.

Kedua,hasil penilaian siswa tentang kelengkapan peralatan bengkel kayu bahwa: 1) 6 siswa atau 14,63% menyatakan bahwa kelengkapan peralatan bengkel memenuhi, 2) 26 siswa atau 63,41% menyatakan bahwa kelengkapan peralatan bengkel kurang memenuhi, 3) 9 siswa atau 21,95% menyatakan bahwa kelengkapan peralatan bengkel tidak memenuhi.

Ketiga, hasil belajar siswa pada mata pelajaran pelaksanaan konstruksi kayu bahwa: 1) 7 siswa atau 17,07% dengan kategori baik, 2) 34 siswa atau 82,93% dengan kategori cukup, 3) 0 siswa atau 0% dengan kategori kurang.

Kesimpulan dari penelitian ini bahwa besarnya pengaruh kelengkapan peralatan (X) terhadap hasil belajar (Y) adalah sebesar 1,5% dan besarnya variabel lain yang dapat mempengaruhi namun tidak dijelaskan dalam penelitian ini adalah sebesar 98,5%.Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa penilaian siswa maupun standar kelengkapan peralatan bengkel yang telah ditetapkan terhadap kelengkapan peralatan bengkel tidak berpengaruh yang signifikan.