SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perubahan Karakteristik Fisik dan Nilai CBR (California Bearing Ratio) pada Tanah Lempung Desa Sukodadi, Kabupaten Lamongan Setelah Distabilisasi Dengan Garam (NaCl)

Dwi Wahyu Arifiani

Abstrak


ABSTRAK

 

Arifiani, Dwi Wahyu. 2017. Perubahan Karakteristik Fisik dan Nilai CBR (California Bearing Ratio) pada Tanah Lempung Desa Sukodadi, Kabupaten Lamongan Setelah Distabilisasi Dengan Garam (NaCl). Skripsi, Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang (UM). Pembimbing (I) Drs. Eko Setyawan, S.T., M.T., (II) Drs. Ir. I. Wayan Jirna, M.T.

 

Kata Kunci : Tanah Sukodadi, CBR (California Bearing Ratio), Stabilisasi Garam

Tanah di daerah Sukodadi, Kabupaten Lamongan memiliki kembang susut yang tinggi, akibatnya jalan sering mengalami kerusakan. Kerusakan jalan terjadi akibat faktor tingginya beban lalu lintas kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut mengingat fungsi jalan sebagai sarana lalu lintas sehingga perbaikan subgrade diperlukan. Dari penelitian pendahuluan, tanah daerah Sukodadi memiliki IP 33,58% dengan klasifikasi tanah memiliki tingkat pengembangan tinggi. Untuk itu diperlukan stabilisasi untuk memperbaiki sifat-sifat teknis tanah tersebut. Pada penelitian ini stabilisasi dilakukan dengan menggunakan bahan tambahan garam dengan berbagai presentase.

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui karakteristik fisik tanah lempung Desa Sukodadi, Kabupaten Lamongan setelah distabilisasi dengan garam (NaCl) dengancampuran 0%, 15%, 30%,45%, dan 60% (2) Untuk mengetahui nilai CBR (California Bearing Ratio) tanah lempung Desa Sukodadi, Kabupaten Lamongan setelah distabilisasi dengan garam (NaCl) 0%, 15%, 30%,45%, dan 60%.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian diskriptif eksperimental, data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Variasi kadar garam dalam penelitian ini ada 5 yaitu 0%, 15%, 30%,45%, dan 60%. Total keseluruhan benda uji sebanyak 45 buah dengan rincian 15 benda uji batas cair (LL), 15 benda uji batas plastis (PL) dan 15 benda uji CBR (California Bearing Ratio).

Hasil uji batas konsistensi yaitu uji batas cair (LL) dan uji batas plastis (PL) didapatkan kadar 0% nilai LL= 83% dan PL= 48,42% ; kadar 15% nilai LL= 55% dan PL= 33,62% ; kadar 30% nilai LL= 44,3% dan PL= 30,32% ; kadar 45% nilai LL= 39,8% dan PL= 27,42% ; kadar 60% nilai LL= 39% dan PL=27,25%. Setelah dilakukan uji CBR penetrasi 0,1 inci (2,54 mm) didapatkan kadar 0% = 0,59%, 15% = 1,16%, 30% = 2,15%, 45% = 4,79% dan 60% = 7,61%, sedangkan untuk CBR penetrasi 0,2 inci (5,08 mm) didapatkan kadar 0% = 0,51%, 15% = 1,03%, 30% = 2,11%, 45% = 4,77% dan 60% = 7,14%.

Dari beberapa presentase penambahan garam pada karakteristik fisik berupa IP tanah asli di dapatkan nilai sebesar 33,58%, setelah dilakukan penambahan garam 60% mengalami perubahan IP menjadi 8,75%. Sedangkan, nilai CBR tanah asli didapatkan nilai sebesar 0,59% untuk penetrasi 0,1 inci dan 0,51% untuk penetrasi 0,2 inci. Setelah  dilakukan penambahan garam 60% didapatkan nilai 7,61% untuk penetrasi 0,1 inci dan 7,14% untuk penetrasi 0,2 inci.