SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penambahan Pasir dan Kapur Terhadap Sifat Fisik dan Kuat Geser Tanah (Studi Kasus Tanah Deposit di Desa Sekaning, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban)

Dwi Andri Kurniawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Tanah sangat penting sebagai tempat berdirinya bangunan yang didirikan untuk menahan beban di atas tanah. Hasil pengujian pendahuluan tanah di Desa Sekaning Kecamatan Jenu kabupaten Tuban memiliki nilai LL = 56,17 %, PL = 37,51%, dan IP = 18,66%. Menurut Hardiyatmo (1992:34) keadaan tersebut kurang menguntungkan untuk suatu bangunan karena mempunyai IP > 17. Berdasarkan system klasifikasikan AASTHO diklasifikasikan kedalam kelompok A-7-6 (2) dengan keadaan tanah lempung bergolongan buruk jika digunakan sebagai tanah dasar. Oleh karena itu perlu dilakukannya stabilisasi tanah untuk memenuhi syarat teknis yang diperlukan.

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui sifat fisik tanah setelah distabilisasi dengan persentase campuran 0% pasir : 0% kapur, 5% pasir : 20% kapur, 10% pasir : 15% kapur, 15% pasir : 10% kapur, dan 20% pasir : 5% kapur (2) mengetahui kuat geser tanah dengan penambahan bahan stabilisasi dengan persentase campuran 0% pasir : 0% kapur, 5% pasir : 20% kapur, 10% pasir : 15% kapur, 15% pasir : 10% kapur, dan 20% pasir : 5% kapur.

Rancangan penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksperimental yang disajikan dalam bentuk table dan grafik hubungan. Pengujian yang dilakukan meliputiuji LL, PL, SL, dan uji kuat geser langsung. Penambahan bahan pasir dan kapur dengan total sampel benda uji sebanyak 60 buah.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa perubahan sifat fisik dan mekanik tanah paling baik setelah distabilisasi dengan penambahan 20% pasir :5% kapur. Presentase tanah lolos saringan No. 200 sebesar 35,96%, nilai GI sebesar 2, nilai Cc sebesar 0,198, Cu sebesar 12,774, nilai IP sebesar 18,66% menjadi 4,74%. Sedangkan nilai SL sebesar 9,30% menjadi 20,90%. Dari hasil pengujian geser langsung di dapatkan nilai kohesi tanah sebesar 0,2304 kg/cm2 menjadi 0,1245 kg/cm2. Sedangkan nilai sudut gesek dalam tanah sebesar 17,16o menjadi 45.84o.

Berdasarkan hasil penelitian penambahan campuran 20% pasir :5% kapur lebih mempengaruhi karakteristik dan kuat geser tanah. Karakteristik fisik tanah yang memiliki IP < 15% tingkat pengembangannya rendah dan stabil untuk menahan beban diatasnya. Kuat geser tanah yang besar membuat tanah lebih stabil dan baik apabila digunakan sebagai tanah dasar.