SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Eksperimentasi Rasio Semen – Fly Ash Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Beton HVFA-SCC (High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete) yang Menggunakan Bahan Tambah (Admixture)

Dema Andra Varisa

Abstrak


ABSTRAK

 

Varisa, Dema Andra. 2017. Eksperimentasi Rasio Semen  Fly Ash Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Beton HVFA - SCC (High Volume Fly Ash  Self Compacting Concrete) yang Menggunakan Bahan Tambah (Admixture) Skripsi, Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang (UM). Pembimbing (I) Drs. Boedya Djatmika, S.T., M.T. (II) Drs. Ir. Sudomo, M. M.T.

 

Kata kunci : fly ash, sifat fisik, sifat mekanik, HVFA-SCC.

Untuk mengurangi penggunaan semen perlu dilakukan penggunaan bahan alternatif yang ramah lingkungan, salah satunya yaitu pemanfaatan fly ash. Beton HVFA-SCC (High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete) merupakan beton yang menggunakan fly ash lebih dari 50% total volume binder sebagai bahan pengisinya. Beton ini mampu memadat sendiri tanpa memerlukan proses penggetaran seperti pada beton normal.

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana hasil sifat fisik dan mekanik beton HVFA-SCC dengan kadar fly ash 40%, 55%, 70%, dan 85%. Kemudian berapakah kadar fly ash optimum yang menghasilkan mutu terbaik dengan bahan tamabah (admixture) ditinjau dari variasi umur beton.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Dalam penelitian ini bahan tambah yang digunakan adalah superplasticizer dan betonmix dengan fly ash yang bervariasi mulai dari 40%, 55%, 70%, dan 85%. Pengujian sifat fisik HVFA-SCC dilakukan terhadap sifat segar, berat volume, dan porositas. Sedangkan, pengujian sifat mekanik HVFA-SCC berupa kuat tekan, kuat tarik-belah, dan modulus elastisitas beton.

Hasil penelitian menunjukkan sifat fisik HVFA-SCC bahwa semakin besar kadar fly ash, berpengaruh terhadap sifat segar beton. Berdasarkan pengujian berat volume beton, berat beton pada kadar fly ash 55% yaitu 2,410 kg/m3 kemudian menurun pada kadar fly ash 85% sebesar 2,350 kg/m3. Berdasarkan pengujian porositas pada kadar fly ash 85% sebesar 10,13% kemudian meningkat pada kadar fly ash 55% sebesar 9,40%. Hasil penelitian menunjukkan sifat mekanik HVFA-SCC bahwa kuat tekan pada kadar fly ash 55% pada umur 28 hari yaitu 16,15 Mpa kemudian menurun pada kadar fly ash 85% sebesar 10,22 Mpa. Berdasarkan pengujian kuat tarik-belah bahwa pada kadar fly ash 55% yaitu 11,51 Mpa kemudian menurun pada kadar fly ash 85% sebesar 6,74 Mpa. Berdasarkan pengujian modulus elastisitas didapatkan hasil pada kadar fly ash 55% yaitu 20183,89 Mpa kemudian menurun pada kadar fly ash 85% sebesar 16770,91 Mpa. Berdasarkan variasi kadar fly ash, umur beton, pengujian sifat fisik dan mekanik bahwa kadar fly ash optimum pada beton HVFA-SCC yaitu pada kadar fly ash 55%.

 

ABSTRACT

 

Varisa, Dema Andra. 2017. The Experimentation of Cement – Fly Ash Ratio on the Physical and Mechanical Characteristics of HVFA-SCC (High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete) using Admixture. Thesis, S1 Civil Engineering, Faculty Engineering, Malang State University (UM), Mentor (I) Drs. Boedya Djatmika, S.T., M.T. (II) Drs. Ir. Sudono, M.M.T

 

Key words : fly ash, physical characteristics, mechanical characteristics, HVFA-  SCC

To decrease cement using, we need to use environmentally friendly alternative materials, one of which is using fly ash. HVFA- SCC ( high volume fly- ash self compacting concrete) is identified as a concrete that uses fly- ash more than 50 % binder volume total as filler material. Concrete is able to solidify its self without wibration process as like normal concrete.

The problem of this thesis is how the result physical properties and mechanical HVFA – SCC with fly ash level 40 %, 55%, 70% and 85% and then what is the level of fly ash optimum that produces best quality with admixture reviewed from the variation of concrete age.

The methode use in this thesis is experimental. The admixture used is superplasticizer and botan mix with fly ash varying from 40%, 55%, 70%, and 85%. Testing of physical properties of HVFA – SCC done toward fresh nature, volume weight and porosity. While the testing the testing of mechanical properties of HVFA – SCC forms compressive strenght, tensile strenght, and modulus elasticity of concrete.

The research result of physical properties of HVFA-SCC shows that the bigger of fly ash level takes effect of the level fly ash 55% is 2,410 kg/m3 then it decreases on the level of fly ash 85% is 2,350 kg/m3. According to porosity on the level of fly ash 85% is that 10,13% then It increases on the level of fly ash 55% is that 9,40%. The research result of mechanical properties of HVFA – SCC shows that compressive strenght on the level of  fly ash 55%  on the 28 days is 10,15 Mpa then it decreases on the level of  fly ash 85% is 10,22Mpa. According to the testing of tensile strenght, It shows that the level of fly ash 55% is 11,51 Mpa and then It decreases on the level of fly ash 85 % is that 6,74 Mpa. According to modulus modulus elasticity testing, it takes the result on the level of fly ash 55% is that 20183,89 Mpa then it decreases on is  the level of fly ash 85% is that 16770,91 Mpa. According to fly ash variation level concrete age testing of physical and mechanical properties that is the level of fly ash optimum on  HVFA-SCC is on fly ash 55%.