SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KAJIAN SIFAT FISIK DAN MEKANIK BETON LOLOS AIR (POROUS CONCRETE) MENGGUNAKAN PENGIKAT GEOPOLIMER DENGAN PENAMBAHAN BAHAN RETARDER PLASTIMENT® VZ

Andy Prasetyo

Abstrak


Dengan semakin banyaknya penggunaan perkerasanaspal dan beton membuat lapisan kedap air di permukaan semakin meluas dan daerah resapan air menyempit.Berkurangnya daerah resapan air ini mengakibatkan air hujan tidak dapat diserap secara maksimal yang kemudian apabila dibiarkan akan menyebabkan banjir.Salah satu upaya untuk mengurangi genangan permukaan air dalam bidang konstruksi adalah dengan membuat perkerasan beton lolos air. Penerapan beton lolos air dapat menjadi solusi untuk menanggulangi banjir karena beton ini memiliki rongga-rongga yang dapatdilalui air.Dengan adanya rongga pada beton tersebut menyebabkan nilai kuat tekan beton lolos air menjadi rendah.Salah satu cara untuk peningkatan kuat tekan beton adalah dengan menggunakan pengikat geopolimer. Namun, penggunaan pengikat geopolimer sangat sulit dilaksanakan di lapangan karena setting time yang terjadi sangat cepat.Mengingat penggunaan geopolimer yang memiliki proses pengikatan yang cepat, maka pada penelitian ini digunakan bahan tambah retarder yang dimana dapat meningkatkan sifat fisik dan mekanik beton lolos air.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Dalam penelitian ini digunakan variasi bahan tambah retarder pada beton lolos air geopoli mermulai dari 0%, 0.20%, 0.40%, 0.60%. Pengujian sifat fisik beton lolos air geopolimer yang dilakukan berupa pengujian bahan, beratisi, dan permeabilitas. Sedangkan, pengujian sifat mekanik beton lolos air geopolimer yang dilakukan berupa kuat tekan, kuat tarik-belah, dan modulus elastisitas beton.

 

Berdasarkan pengujian beratisi beton, beratisi optimum sebesar 1729,212 kg/m3.Untuk permeabilitas beton, pengujian analisa persentase rongga beton terbesar yaitu 30,046%.Kemudian pengujian kecepatan air beton terbesar didapat sebesar 1,229 cm/detik.Selanjutnya pengujian persentase lolos air terbesar yaitu 97,7%.Nilai kuat tekan terbesar terdapat pada beton yaitu 2.054 MPa. Kemudian berdasarkan pengujian kuat tarik belah didapat nilai kuat tarik belah terbesar yaitu 0.291 MPa. Selanjutnya pengujian modulus elastisitas beton, nilai modulus elastisitas terbesar yaitu 3891.95 MPa.