SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Modelisasi Uji Beban Dinamis Pada Gedung Laboratorium Teknik Sipil Universitas Negeri Malang (Studi Kasus Penempatan Genset di Lantai Dua)

DANANG PRIYAMBUDI

Abstrak


Priyambudi, Danang. 2016. Modelisasi Uji Beban Dinamis Pada Gedung Laboratorium Teknik Sipil Universitas Negeri Malang (Studi Kasus Penempatan Genset di Lantai Dua). Skripsi, Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Drs. H. Prijono Bagus Susanto, S.T., M.T., (II) Drs. Eko Setyawan, S.T., M.T.

 

Kata Kunci : Modelisasi, Studi Kasus, Genset, Uji Beban Dinamis, Gedung Laboratorium

Penambahan beban khusus dari mesin (genset) yang diletakkan di salah satu elemen struktur bangunan gedung bertingkat akan menimbulkan dampak getaran khususnya struktur terdekat dengan genset. Dampak getaran inilah yang akan dimodelisasikan, hinggaditemukan kekuatan struktur tersebut akan tetap kuat menahan penempatan genset tersebut ataukah perlu diadakan re-konstruksi pada bangunan.

Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan perbandingan kekuatan struktur kolom dan balok gedung Laboratorium Teknik Sipil UM antara sebelum dan setelah penempatan genset. Menganalisa dampak yang ditimbulkan setelah penempatan genset.

Permodelan dilakukan menggunakan program bantukomputer ETABS v9.2.0. Untuk analisis struktur berdasarkan kinerja struktur statik ekuivalen menurut SNI 1726-2002. Data hasil analisis akan dikontrol pada struktur kolom dan balok berdasarkan SNI 03-2847-2002.

Dari hasil analisis statik ekuivalen yaitu (1) frekuensi natural existing bangunan sebesar 0.420003 detik, (2) frekuensi natural setelah input beban dinamis genset sebesar 0.42001 detik,(3) momen yang terjadi pada kolom existing bangunan sebesar 181641321 Nmm, (4)momen yang terjadi pada balok existing bangunan sebesar 115085517.43 Nmm, (5) momen yang terjadi pada kolom setelah input beban dinamis genset sebesar 184174290.46 Nmm, dan(6) momen yang terjadi  pada balok setelah input beban dinamis genset sebesar 116009783.40 Nmm. Dari hasil perhitungan didapatkanfrekuensi alami bangunan menurut SNI 03-1726-2002 sebesar 0.72 detik, kapasitas momen yang dapat ditahan oleh struktur kolom sebesar 360292356.7 Nmmdan kapasitas momen yang dapat ditahan oleh struktur balok sebesar 690557149.1 Nmm.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah frekuensi natural sebelum dan sesudah diletakkan genset pada lantai dua hasilnya aman terhadap frekuensi alami gedung. Setelah diletakkan genset pada lantai dua, tidak terdapat perubahan terhadap ketahanan struktur kolom dan balok, sehingga dengan dimensi dan tulangan kolom dan balok saat ini dapat bertahan.