SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Identifikasi Relevansi Pembelajaran Kompetensi Teknik Gambar Bangunan Menurut SKKNI Juru Gambar Arsitektur Di SMK Negeri 1 Blitar

Zaenal Muhlisin

Abstrak


Teknik Gambar Bangunan adalah program keahlian di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mempelajari mengenai desain bangunan, perencanaan ba-ngunan, pelaksanaan maupun perbaikan bangunan.Tujuanpendidikan kejuruan diarahkan untuk mempersiapkan peserta didik memasuki lapangan kerja dan dida-sarkan atas kebutuhan dunia kerja.Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi relevansi pembelajaran kompetensi melaksanakan prosedur k3 dan lingkungan di tempat kerja terhadap SKKNI juru gambar arsitektur, (2)mengidentifikasi relevansi pembelajaran kom-petensi bekerja sama dengan rekan kerja terhadap SKKNI juru gambar arsitektur, (3) mengidentifikasi relevansi pembelajaran kompetensi mendiagnosa gambar ter-hadap SKKNI juru gambar arsitektur, (4) mengidentifikasi relevansi pembelajaran kompetens imengidentifikasi bahan dan alat yang diperlukan terhadap SKKNI juru gambar arsitektur, (5)mengidentifikasi relevansi pembelajaran kompetensi membuat jadwal kerja terhadap SKKNI juru gambar arsitektur, (6)mengidenti-fikasi relevans iPembe-lajaran melakukan penggambaran terhadap SKKNI juru gambar arsitektur, (7) mengidentifikasi relevansi pembelajaran kompetensi me-nyiapkan/merapikan gambar dan peralatan yang sudah selesai terhadap SKKNI juru gambar arsitektur, (8) mengidentifikasi relevansi pembe-lajaran kompetens imembuat laporan hasil penggambaran terhadap SKKNI juru gambar arsitektur.

 

Berdasarkan hasil analisa dapat disimpulkan kompetensi kompetensi SKKNI juru gambar arsitektur sebagai berikut: (1) melaksanakan prosedur K3 dan lingkungan di tempat kerjacukup, (2) bekerja sama dengan rekan kerjacukup, (3) mendiagnosa gambarcukup, (4) mengidentifikasi bahan dan alat yang diperlukan cukup, (5) pembelajaran membuat jadwal kerja sudah cukup, (6) melakukan peng-gambaran cukup, (7) menyiapkan/merapikan gambar dan peralatan yang sudah se-lesaibaik, dan (8) membuat laporan hasil penggambaran cukup.